Update Teranyar Penanganan Kasus Pelantun-Penyebar Azan Jihad di Tegal

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 13 Des 2020 13:19 WIB
Pelaku azan jihad di Tegal ditangkap polisi
Pelaku 'azan jihad' di Tegal ditangkap polisi (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Polisi telah menangkap pelantun dan penyebar 'azan jihad' di Tegal, Jawa Tengah. Penyebar video, Johanes Agung Kurniawan ditangkap di Jawa Timur, sedangkan pelantun azan jihad Slamet sedang mendekam di Polres Tegal. Bagaimana update kasusnya?

"(Tersangka Slamet) Masih pemberkasan oleh Polres Tegal," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Sutisna lewat pesan singkat, Minggu (14/12/2020).

Iskandar menyebut pihaknya belum ada keterangan baru dari tersangka Agung yang menyebarkan video azan jihad tersebut. Polisi juga masih mendalami kasus ini.

"Belum ada (perkembangan kasus)," terangnya.

Sebelumnya, penangkapan terhadap Johanes Agung Kurniawan ditangkap usai adanya pelaporan dari warga Tegal yang resah soal video azan jihad di YouTube 'Agung Mujahid'. Video azan jihad yang disebar di akun YouTube itu berdurasi 1 menit 12 detik dengan judul "SERUAN JIHAD Dr Tegal Di Pimpin Oleh Pimpinan Oleh HABIEB FADHILASSEGGAF ASSEGAF Demi Mnjaga&Mngwal IB. HRS&HABIEB HANIF".

Dari penelusuran diketahui azan jihad itu dikumandangkan saat acara pengajian yang bertempat di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu (29/11) lalu. Dari situ, terasangka Agung ditangkap di Surabaya, sedangkan untuk motif untuk memberitahukan adanya aza jihad tersebut.

"Tujuan pelaku memberitahukan kalau ramai ada adzan Jihad," kata Iskandar saat jumpa pers (7/12) lalu.

Pengakuan tersangka Agung mengaku mendapatkan video itu dari grup WhatsApp. Dia sendiri mengaku tidak kenal dengan pelantun azan jihad itu saat mengunggah video itu ke akun Youtube miliknya.

"Tidak ada maksud apa-apa. Saya tidak menyangka akan ditangkap. Saya dapat dari grup WA. Sebelum unggah ke YouTube ada juga akun lain yang sama video-video di daerah lain, video Tegal ini juga ada yang sama. Saya izin ke yang share video itu. Begitu selesai saya bagikan lagi ke grup WA," ujar tersangka Agung.

Terpisah, tersangka Slamet rupanya sudah ditangkap Polres Tegal terkait kasus penipuan. Slamet si pelantun azan jihad itu pun kini masih diproses di Polres Tegal.

"Dari pelaku penyebaran tersebut juga diamankann pelaku atas nama S yang mengumandangkan azan jihad. Terlibat kasus penipuan dan penggelapan dengan kerugian Rp 125 juta, korban diperkirakan lebih dari satu. Sampai saat ini baru satu korban," terang Iskandar.

Simak video 'Ulama di Jabar Dukung Polisi Tindak Pelanggar Prokes-Azan Jihad':

[Gambas:Video 20detik]



(alg/ams)