Wanita yang Turunkan Merah Putih di Masjid Agung Klaten Ternyata Bawa Keris

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 18:39 WIB
Keris yang dibawa pelaku penurunan bendera Merah Putih di Masjid Agung Klaten, Jumat (11/12/2020).
Keris yang dibawa pelaku penurunan Bendera Merah Putih di Masjid Agung Klaten. (Foto: Istimewa)
Klaten -

Septiningsih (31) pelaku penurunan Bendera Merah Putih di Halaman Masjid Agung Al Aqsha, Klaten, telah ditangkap polisi. Saat beraksi, perempuan itu ternyata membawa sebilah keris.

"Pelaku kan bawa keris, keris beneran panjang segini. Keris masih di dalam tas tidak diacungkan," ungkap petugas keamanan Masjid Agung Klaten, Yudi Qodri (56), kepada detikcom di lokasi, Jumat (11/12/2020).

Yudi mengatakan keris yang mencuat dari tas pelaku tidak bersarung. Sehingga saat akan ditangkap, keris itu melukai rekannya yang bernama Andri.

"Saya kan dari belakang, Mas Andri dari depan. Saat mau kita tangkap, (pelaku) meronta. Sehingga keris kena tangan Mas Andri tapi tidak luka parah," kata Qodri.

Seorang pemilik ruko di lokasi, Monah (50), mengatakan pelaku datang dengan membawa tas hitam. Dia mengaku melihat keris yang dibawa pelaku dalam tasnya.

"Bawa tas ke sini dan isinya keris kelihatan. Sempat beli minuman, beli bolpoin, plaster dan mau pinjam HP tapi saya bilang pulsa habis," jelas Monah pada detikcom di tokonya, hari ini.

Setelah membeli barang-barang itu, sambung Monah, pelaku tampak mengomel tidak jelas. Monah juga mengaku mendengar perkataan pelaku yang ingin menurunkan bendera.

"Pergi ke tiang bendera dan tidak disangka ternyata benar diturunkan. Lalu anak saya Andri dan sekuriti lain menangkap tapi kena kerisnya," jelas Monah.

Selain membawa keris, ujar Monah, pelaku juga tampak membawa banyak uang. Uang itu dilihat Monah saat pelaku membayar belanjaannya.

"Ada pecahan Rp 20.000, Rp 50.000 banyak di dompetnya. (pelaku) Tidak merusak warung cuma ngomel tidak jelas lalu pergi," pungkas Monah.

Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko menjelaskan selain menangkap pelaku, orang tuanya juga dihadirkan di kantor polisi. Pelaku juga telah dibawa ke rumah sakit jiwa.

"Kita bawa ke RSJ. Tadi orang tuanya juga kita datangkan ke sini (Polsek)," kata Sugeng saat ditemui detikcom di kantornya.

Sebelumnya diberitakan rangkaian foto yang memperlihatkan aksi seorang perempuan menurunkan bendera Merah Putih di halaman masjid di Klaten ramai dibicarakan di media sosial dan tersebar di aplikasi percakapan. Dalam salah satu postingan yang ada di grup Facebook Info Cegatan Klaten (ICK), terdapat lima foto terkait aksi pelaku. Di antaranya foto yang menangkap momen saat pelaku dibekuk di atas mobil patroli, satu foto bergambar sepeda motor dan dua foto lain saat pelaku diikat tangannya.

Dalam unggahan itu dituliskan kalimat "Info pagi ini pelaku penurunan bendera merah putih di Al Aqsha, tali diikatkan di pohon sebelah selatan, pelaku sudah tertangkap dan sudah diserahkan ke Polsek. Barangkali ada yg kenal?".

(sip/rih)