ADVERTISEMENT

Kesaksian Satpam Saat Wanita Turunkan Merah Putih di Masjid Agung Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 14:36 WIB
Masjid Agung Al Aqsha Klaten tempat aksi viral wanita turunkan dan buang bendera merah putih, Jumat (11/12/2020).
Masjid Agung Al Aqsha Klaten tempat aksi viral wanita turunkan dan buang bendera merah putih. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Aksi seorang wanita yang menurunkan bendera merah putih di halaman sebuah masjid di Klaten bikin geger media sosial. Wanita bernama Septianingsih (31) itu ternyata sempat diamankan dan diborgol oleh satpam masjid.

"Bendera diturunkan dibuang ke kolam di dekat tiang, lalu pelaku menarik tambangnya sampai dekat pohon palem. Saya kejar lalu saya tangkap sama Andri (sekuriti lain)," kata Sekuriti Masjid Agung, Yudi Qodri (56) pada detikcom di lokasi kejadian, Jumat (11/12/2020).

Qodri menceritakan aksi Septianingsih itu dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB tadi. Wanita berambut cepak itu datang seorang diri lalu memarkirkan motornya di halaman masjid.

"Setelah markir motor, orang itu masuk masjid, kata jemaah dia sempat salat di depan toilet wanita dan mau merampas HP seorang jemaah. Lalu keluar menuju ke warung," tutur Qodri.

Qodri menyebut usai dari warung wanita itu tampak terus mengoceh. Wanita itu lalu menurunkan bendera dan membuangnya ke kolam, saat itulah Qodri dan Andri mengamankan wanita itu.

"Andri dari depan saya menelikung pelaku dari belakang. Lalu saya telikung dan saya borgol, " papar Qodri.

Saat diborgol, tutur Qodri, wanita itu terus meronta. Dia lalu melaporkan hal aksi wanita itu ke polisi.

"Pelaku membawa tas dan memakai iket di kepalanya. Saya kaget awalnya saya laki-laki setelah saya borgol dan saya balik badannya ternyata cewek," pungkas Qodri.

Saksi lainnya, warga yang berada di warung, Adi Kurniawan (23) menyebut wanita itu sempat ke warung untuk membeli minuman. Dia juga mendengar wanita itu menyebut akan menurunkan bendera merah putih dari tiang di halaman masjid.

"Pelaku menuju tiang bendera, lalu saya kejar tapi bendera sudah diturunkan dan dibuang ke kolam. Saya sama pak Yadi lapor sekuriti," ucap Adi saat ditemui detikcom di lokasi.

Terpisah, Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko menyebut wanita itu terus mengoceh tidak jelas saat dibawa ke Mapolsek Klaten Utara. Wanita itu juga berteriak bahkan menuding-nuding anggota.

"Saat itu anggota sedang pengarahan dan pelaku teriak teriak. Saat mau dibawa ke RSJ juga nunjuk nunjuk," kata Sugeng saat ditemui detikcom di kantornya.

Sebelumnya diberitakan, aksi Septianingsih itu viral usai diunggah di grup Facebook Info Cegatan Klaten (ICK) sekitar pukul 10.00 WIB. Postingan disertai lima foto penangkapan, di antaranya momen saat pelaku dibekuk di atas mobil patroli, satu foto bergambar sepeda motor dan dua foto lain saat pelaku diikat tangannya.

Dalam unggahan dituliskan kalimat "Info pagi ini pelaku penurunan bendera merah putih di Al Aqsha, tali diikatkan di pohon sebelah selatan, pelaku sudah tertangkap dan sudah diserahkan ke Polsek. Barangkali ada yg kenal?".

Belakangan wanita itu diketahui bernama Septianingsih, warga Desa Karangturi, Gantiwarno, Klaten. Polisi juga sudah membawa Septianingsih ke RSJ untuk diperiksa kejiwaannya.

(ams/sip)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT