Viral Pria Maling Celana Dalam Wanita Ditangkap Warga di Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 21:04 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Foto: Ilustrasi (Andi Saputra)
Sleman -

Aksi pencurian terjadi di Sleman dan viral di media sosial Twitter yang diunggah oleh akun @upil_jaran67. Dalam postingan itu, disebutkan seorang pria diamankan karena kedapatan mencuri celana dalam perempuan.

"Maling cawet 😅

Telah terjadi pencurian CD (Celana Dalam) di Kampung dewan rt ** rw ** jl KH.muhdi no ** kel maguwoharjo, Depok, Sleman

Pelaku warga **** GK.

Hati2 jemurane lik," tulis akun itu seperti dilihat detikcom, Kamis (10/12/2020), pukul 20.10 WIB.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Depok Timur, Sleman, Kompol Suhadi membenarkan kejadian dalam postingan viral itu. Ia menyebut, aksi pencurian itu terjadi di salah satu rumah warga daerah di Maguwoharjo, Depok, Sleman.

"Iya memang ada kejadian itu (pencurian celana dalam) di Dewan, Maguwoharjo, Depok, Sleman," kata Suhadi saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat, Kamis (10/12/2020).

"Pelaku G (37) tinggal di Kota Yogyakarta bersama istrinya," sambungnya.

Suhadi menjelaskan aksi pencurian itu terjadi siang tadi sekira pukul 14.00 WIB. Aksi pelaku diketahui oleh warga dan akhirnya diamankan.

"Sekitar jam 14.00 WIB anggota Polsek Depok Timur mendapatkan laporan warga bahwa telah diamankan pelaku pencurian celana dalam wanita," jelasnya.

Polisi pun langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku. Dari tangan pelaku, didapati dua potong celana dalam wanita.

"Jadi saat ditangkap pelaku ini sudah melakukan aksinya. Saat digeledah ditemukan barang bukti dua potong celana dalam wanita," ungkapnya.

Saat ditanya apakah pelaku memiliki kelainan seksual atau tidak, Suhadi belum bisa memastikan. Hanya saja, pelaku memiliki kebiasaan memakai celana dalam milik istrinya.

"Menurut keterangan istrinya, (pelaku) sering pakai celana dalam istrinya. Tapi kalau ambil milik orang lain ngakunya baru satu kali," ungkapnya.

Kendati tertangkap basah mencuri, namun polisi tidak menahan pelaku. Sebab, kata Suhadi, masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku hanya diwajibkan apel ke polsek.

"Permasalahan diselesaikan dengan membuat surat pernyataan meminta maaf dan pelaku wajib apel Senin Kamis ke Polsek," pungkasnya.

(rih/rih)