Cabup Petahana Pekalongan Akui Kalah, Beri Selamat ke Fadia Anak A Rafiq

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 13:43 WIB
Cabup petahana Pekalongan Asip Kholbihi dan Sumarwati mengaku kalah di Pilkada Pekalongan 2020,Kamis (10/12/2020).
Cabup petahana Pekalongan Asip Kholbihi dan Sumarwati mengaku kalah di Pilkada Kabupaten Pekalongan 2020. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kabupaten Pekalongan -

Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati petahana Pekalongan Asip Kholbihi-Sumarwati (Pasti) mengakui kalah di Pilkada Pekalongan 2020. Paslon ini pun mengucapkan selamat atas kemenangan putri pedangdut almarhum A Rafiq, Fadia Arafiq, yang berpasangan dengan wakilnya Riswadi.

"Kami pasangan Pasti, Asip Kholbihi dan Ibu Sumarwati, pertama mengucapkan terima kasih seluruh warga Kabupaten Pekalongan. Hasilnya sudah kita ketahui bersama, berdasarkan real count yang kita miliki," kata Asip Kholbihi, saat konferensi pers di rumah Sumarwati, Kecamatan Bojong, Pekalongan, Kamis (10/12/2020).

"Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Fadia dan Pak Riswadi yang telah memenangkan kontestasi Pilkada pada saat ini. Mudah-mudahan bisa melanjutkan pembangunan Kabupaten Pekalongan dengan baik," sambung Asip.

Asip berharap pasangan Fadia dan Riswadi bisa membuat Kabupaten Pekalongan lebih maju. Tak lupa, Asip mengapresiasi seluruh pendukungnya selama proses Pilkada Pekalongan berlangsung.

"Sekali lagi, saya mengucapkan selamat, mudah-mudahan bisa membawa Kabupaten Pekalongan lebih maju lagi, lebih sejahtera lagi, untuk kejayaan Kabupaten Pekalongan. Dan mohon maaf apabila di dalam kontestasi kemarin, banyak hal yang kurang berkenan, ada dinamika internal, itu saya kira wajar," katanya.

"Tapi yang jelas, masyarakat sudah menilai, mana antara memilih pemimpin dengan membeli pemimpin," tambah Asip.

Asip memastikan pihaknya bakal menyelesaikan sisa masa jabatan sebagai Bupati Pekalongan hingga Juni 2021 mendatang. Selama sisa waktu sekitar enam bulan ini, dia berjanji untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.

"Saya akan menyelesaikan tugas sebagai mandat masyarakat sampai pelantikan (bupati terpilih 2020), nanti 26 Juni 2021. Jadi masih ada waktu enam bulan, akan kami selesaikan," tutur Asip.

Mengutip data real count dari timnya di lapangan, paslon Asip-Sumarwati meraih suara 241.109, sedangkan rivalnya Fadia Arafiq-Riswadi sebanyak 312.672. Jika dibandingkan selisih suara keduanya sebesar 71.553, jumlah tersebut diperoleh dari 2.163 TPS yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, dari pantauan hasil sementara di Sitem informasi rekapitulasi (Sirekap) KPU RI, hingga pukul 11.54 WIB, paslon Asip Kholbihi-Sumarwati meraih suara 43 persen, sedangkan paslon Fadia Arafiq-Riswadi meraih 58 persen. data tersebut diperoleh dari 966 TPS dari total 2.163 TPS atau masih 44,55 persen.

Sebelumnya, paslon Fadia telah mengumumkan kemenangan timnya di Pilkada Pekalongan 2020, Rabu (9/12). Fadia pun meminta doa restu untuk memimpin Kabupaten Pekalongan bersama wakilnya Riswadi.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim baik dari keluarga, partai, relawan, dan masyarakat Kabupaten Pekalongan atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada kami," kata Fadia A Rafiq.

(ams/sip)