Pilbup Semarang

Distribusi Logistik ke 3 Dusun Ini Harus Memutar 60 Km Lewat Daerah Lain

Akbar Hari Mukti - detikNews
Senin, 07 Des 2020 20:19 WIB
Pengiriman logistik Pilkada Semarang di lokasi terpencil
Pengiriman logistik Pilkada Semarang di lokasi terpencil. (Foto: Dok KPU Kabupaten Semarang)
Kabupaten Semarang -

Logistik Pilkada 2020 di tiga dusun di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ini harus dikirim lewat daerah lain. Hal itu disebabkan jalur terdekat rawan terdampak banjir limpasan sungai yang sering meluap di musim hujan.

"Mulai Selasa (8/12) kami kirim logistik di tiga dusun di Pringapus via Kabupaten Demak. Sebab jalur ke dusun-dusun tersebut via Pringapus rawan banjir limpasan sungai Jragung yang saat ini debit airnya deras," Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, ditemui di Kantor Bupati Semarang, Senin (7/12/2020).

Dijelaskannya, pengiriman logistik lewat jalur luar daerah dilakukan agar petugas yang mengirimkan logistik Pilkada tetap aman saat menjalankan tugasnya, meskipun harus memutar sejauh 60 kilometer dari jalur biasanya. Jika pengiriman dilakukan lewat jalur Pringapus, petugas harus menyeberangi sungai tersebut.

"Lebih aman melalui Demak yang berbatasan, (memutar) sekitar 60 kilometer. Debit air Sungai Jragung yang semakin banyak akan menimbulkan kerawanan bila petugas harus menyeberang sungai," jelas Maskup.

Maskup mencatat saat ini ada 9 TPS di Kabupaten Semarang memiliki medan sulit untuk pengiriman logistik Pilbup Semarang. Masing-masing 8 TPS di Kecamatan Pringapus dan satu TPS di Kecamatan Sumowono.

Medan sulit itu, jelas Maskup, meliputi jalan menuju TPS yang dinilai terjal, selain harus menyeberangi sungai. Meski begitu mulai hari ini logistik Pilbup Semarang mulai dikirimkan.

"Saat ini ada 9 TPS di Kabupaten Semarang yang jalurnya terjal untuk dikirim logistik Pilbup. Di antaranya harus menyeberang sungai, atau berada di kawasan yang tak bisa dilewati kendaraan roda empat," imbuh Maskup.

(mbr/rih)