Sultan Minta Pengungsi Merapi Tetap Nyoblos di Pilkada Sleman

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 07 Des 2020 16:05 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Selasa (20/10/2020).
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (Foto: Dok. Humas Pemda DIY)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) memastikan tidak ada masalah untuk penyelenggaraan Pilkada 2020 mendatang. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X pun meminta para pengungsi Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, tetap menggunakan hak pilihnya.

"Jadi saya kira, saya kemarin sudah koordinasi baik masalah yang menyangkut Merapi maupun lewat KPU dan Bawaslu, sepertinya tidak ada masalah terkait persiapan Pilkada dan sekarang masa tenang ya," kata Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Senin (7/12/2020).

Hal tersebut diungkapkan Sultan usai melakukan kunjungan ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, siang ini.

Sultan pun meminta masyarakat khususnya para pengungsi Merapi tetap menggunakan hak suaranya saat Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Dia tak ingin status Gunung Merapi Siaga menjadi alasan minimnya partisipasi dalam Pilkada besok.

"Ya saya berharap nanti masyarakat punya waktu untuk datang ke TPS. Jangan sampai alasan Merapi tapi rendah partisipasi masyarakat yang punya hak pilih, kalau saya seperti itu," ujarnya.

Sultan juga meminta warga untuk menghindari politik uang. Dia berharap warganya bisa memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani.

"Siapa yang mau dipilih ya terserah masyarakat sendiri, kalau saya ndak ada jagonya gitu, saya tidak melibatkan diri di situ (Pilkada)," ucap Sultan.

Untuk diketahui, Pilkada Sleman 2020 mendatang bakal diikuti tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Ketiganya yakni:

Pasangan calon nomor urut 1, Danang Wicaksana S-Agus Choliq. Pasangan itu diusung PKB, Gerindra dan PPP.

Pasangan calon nomor urut 2, Sri Muslimatun-Amin Purnama. Pasangan itu diusung PKS, Golkar dan NasDem.

Pasangan calon nomor urut 3, Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa. Pasangan itu diusung PDIP dan PAN.

(ams/rih)