5 Guru SMPN Jekulo Kudus Wafat Kena Corona, 1 di Antaranya Sedang Hamil

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 07 Des 2020 14:20 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi virus Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Kudus -

Lima guru SMPN 3 Jekulo, Kudus, Jawa Tengah, wafat terkonfirmasi positif COVID-19. Salah seorang guru yang wafat karena virus Corona ternyata sedang hamil.

"Iya ada satu lagi di SMPN 3 Jekulo yang wafat, kan ini dirawat di (RS) Kariadi Semarang, barusan (pagi tadi) ini proses pemakaman. Sempat dirawat di rumah sakit di Kudus namun kemudian dirujuk ke (RS) Kariadi Semarang. Ini kan hamil, dalam kondisi hamil," ujar Kepala Puskesmas Jekulo, Kudus Emy Ruyanah saat dimintai konfirmasi detikcom lewat telepon, Senin (7/12/2020).

Emy mengatakan pihaknya pun saat ini tengah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus. Sebelumnya ada empat guru SMP yang wafat terkonfirmasi positif COVID-19, dan ditambah kasus seorang guru yang hamil wafat kena Corona.

"Saat ini kita sedang berkoordinasi dengan lintas sektoral," kata Emy.

Pihaknya mengaku telah melakukan penyemprotan di lingkungan sekolah. Selain itu juga dilakukan tes swab kepada 43 karyawan dan guru lainnya di SMPN 3 Jekulo tersebut. Dari hasil swab diketahui ada 14 guru dan karyawan yang terkonfirmasi positif Corona.

"Ada 14 guru dan karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19. Ini kita masih berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, ada lima guru di SMPN 3 Jekulo, Kudus wafat terkonfirmasi positif COVID-19. Dari keterangan Kepala Puskesmas Jekulo, rombongan guru di SMPN tersebut sempat takziah ke Purwokerto.

"Itu kan kabarnya karena takziah di Purwokerto (Jawa Tengah). Setelah takziah ada guru yang sakit panas. Pokoknya itu habis takziah sembilan guru yang panas. Ceritanya begitu. Intinya habis takziah sudah lama," kata Kepala Puskesmas Jekulo, Emy Ruyanah saat dimintai konfirmasi detikcom lewat sambungan telepon, hari ini.

(ams/mbr)