Pelantun dan Penyebar Azan Jihad di Tegal Mengaku Tak Saling Kenal

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 07 Des 2020 14:12 WIB
Pelaku azan jihad di Tegal ditangkap polisi
Tersangka Agung, penyebar video 'azan jihad'. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Polisi menahan dua orang yang merupakan pelantun dan pengunggah 'azan jihad' di Tegal, Jawa Tengah. Namun dua orang itu mengaku tak saling kenal. Penyebarnya mengaku mendapatkan konten 'azan jihad' tersebut dari sebuah unggahan di grup percakapan.

Johanes Agung Kurniawan (43) ditangkap di Jawa Timur oleh jajaran Polda Jateng. Agung merupakan pemilik akun YouTube 'Agung Mujahid' yang menguggah konten 'azan jihad' tersebut.

"Mohon izin, tidak kenal (dengan pelaku azan jihad)," kata Agung yang merupakan warga Gubeng, Surabaya, tersebut di Polda Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (7/12/2020).

Dia mengaku mendapatkan konten video tersebut dari grup WhatsApp (WA). Kemudian ia mencari video serupa di YouTube, mengunduh lalu kemudian mengunggah ulang di akun miliknya.

"Saya tidak menyangka akan ditangkap. Saya dapat dari grup WA. Sebelum unggah ke YouTube ada juga akun lain yang sama video-video di daerah lain, video ('azan jihad') Tegal ini juga ada yang sama. Saya izin ke yang share video itu. Begitu selesai saya bagikan lagi ke grup WA," ujarnya.

Dari pantauan, akun YouTube 'Agung Mujahid' ternyata tidak hanya mengunggah satu video yang berisi 'azan jihad'. Beberapa video juga diunggahnya dengan judul memakai pilihan kata kasar. Beberapa video terlihat berkaitan dengan aparat TNI/Polri.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dan menahan dua orang yang merupakan pelantun dan penyebar video 'azan jihad' di Tegal, Jateng. Penyebarnya ditangkap di Jawa Timur, sedangkan pelantunnya ternyata lebih dulu ditangkap namun terkait kasus lain, yakni tindak pidana penipuan.

(mbr/sip)