Catat Lur! Langgar Prokes di Solo Disanksi Bersihkan Parit Seharian

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 07 Des 2020 13:19 WIB
Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot Solo
Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina oleh Pemkot Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo meningkatkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) virus Corona atau COVID-19. Jika sebelumnya pelanggar disanksi membersihkan sungai 15-30 menit, kini pelanggar harus membersihkan selokan Benteng Vastenburg seharian.

"Tidak hanya yang tidak pakai masker, yang berkerumun juga akan disanksi membersihkan parit Benteng Vastenburg seharian, mulai 10 Desember," kata Rudy di Balai Kota Solo, Senin (7/12/2020).

Menurut Rudy, sanksi selama 30 menit tidak memberi efek jera bagi masyarakat. Diharapkan dengan adanya sanksi membersihkan selokan seharian, masyarakat benar-benar taat protokol kesehatan.

"Selama ini efektif tapi kapoknya sehari saja. Makanya dibuat sehari, tapi kita beri makan. Jadi seperti padat karya tapi tidak digaji," kata Rudy.

Selama ini, petugas gabungan menjaring pelanggar melalui operasi yustisi. Pelanggar didata lalu dibawa ke sungai atau selokan terdekat untuk dihukum membersihkan dari sampah.

Regulasi baru akan diatur dalam Peraturan Wali Kota Solo (Perwali). Pihaknya akan menerbitkan Perwali pada 10 Desember 2020.

"Ini kita sampaikan dulu ke masyarakat. Akan ada Perwali dan surat edaran nanti terbit tanggal 10 Desember," kata dia.

Sebelumnya, Rudy juga membuat kebijakan tentang larangan orang dari luar kota masuk ke Solo mulai 15 Desember 2020 sampai 15 Januari 2021. Bagi pelanggar akan dikarantina di Benteng Vastenburg selama 14 hari.

Mulai 10 Desember 2020, Pemkot Solo akan menyiapkan barak sebagai tempat penginapan. Pemkot Solo akan bekerja sama dengan pihak bandara, stasiun dan terminal agar bisa menjaring penumpang sebelum masuk ke Solo.

(ams/sip)