Kaleidoskop 2020

Viral Rumah Tua di Tengah Kebun Jati Gunungkidul

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 16:27 WIB
Satu rumah tua di Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul menjadi perbincangan di medsos. Penasaran?
Rumah tua di tengah kebun jati di Kabupaten Gunungkidul yang sempat viral dan jadi perbincangan di medsos. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Gunungkidul -

Sebuah rumah tua di Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, sempat viral dan menjadi perbincangan di media sosial (medsos). Rumah dengan arsitektur lawas yang berada di tengah kebun jati itu tampak terbengkalai.

detikcom menengok rumah tua tersebut. Berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Wonosari, rumah tua itu berada di pinggir jalan kampung yang sudah beraspal. Namun, untuk mendekati rumah itu, perlu berjalan beberapa meter melalui perkebunan jati.

Dari pantauan, rumah itu memiliki fasad yang unik dan kental dengan nuansa zaman kemerdekaan. Bercat krem, rumah tersebut memiliki banyak jendela dengan model lawasan.

Selain itu, tampak dinding luar rumah yang terbuat dari kayu, namun kondisinya ada yang jebol. Rumah tersebut berada di tengah lahan yang ditanami pohon jati.

Wanita yang pernah tinggal di rumah tersebut, Martanty Soenar Dewi, menjelaskan bahwa dia tidak tahu pasti kapan rumah itu berdiri. Namun, dia memperkirakan rumah itu telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka.

"Itu rumah eyang saya, eyang saya dulu Kepala Daerah (Bupati) ke-18 Gunungkidul namanya Prawiro Suwignyo," kata Martanty saat dihubungi detikcom, Rabu (23/9/2020).

Dia menjelaskan, rumah itu hanya rumah bagian depan dan sebetulnya ada bangunan utama di bagian belakang tapi saat ini sudah roboh. Menurutnya, rumah itu adalah rumah paling bagus saat eyangnya menjabat kepala daerah.

"Dulu sebetulnya di belakangnya itu ada bangunan lagi besar, itu (rumah saat ini) hanya bangunan depan saja sebetulnya, seperti itu. Tapi ada terasnya dulu, asri gitu banyak tanaman, pohon. Saat ini sudah habis semua," ujarnya.

"Kalau sejak kapan berdirinya rumah itu saya kurang tahu, kemungkinan antara tahun 1920-1925," lanjut Martanty.

Satu rumah tua di Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul menjadi perbincangan di medsos. Penasaran?Rumah tua di Padukuhan Pati, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul yang sempat menjadi perbincangan di medsos. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Martanty mengaku dia sempat tinggal di rumah tersebut selama beberapa tahun. Hal itu karena weton atau penanggalan Jawa hari lahirnya sama dengan ibunya.

"Saya dari bayi sampai SMP ikut eyang karena kalau orang Jawa itu kalau weton sama ibunya harus dipisah, kebetulan weton saya sama dengan ibu lalu dipisah," katanya.

"Sebetulnya dipisah itu hanya simbol, istilahnya ditemu orang dan nanti ditebus sama orang tua. Tapi karena yang ambil eyang saya sendiri jadi tidak boleh diambil karena sudah terlanjur senang dapat momongan," imbuhnya.

Selesai menempuh studi SMP pada tahun 1974, Martanty pindah ke Malang, Jawa Timur. Di mana saat itu eyangnya juga ikut berpindah tempat tinggal ke Malang.

"Lalu pindah ke Malang dan eyang putri ikut, saat itu eyang putri masih wara-wiri (bolak-balik Gunungkidul) dan akhirnya tinggal di Malang. Terus ada yang jaga tapi akhirnya yang jaga ikut keluarganya dan mulai kosong 10 tahun yang lalu," ujarnya.

Simak video 'Rencana Disbud Gunung Kidul Soal Rumah Tua Eks Bupati di Hutan Jati':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, fasilitas yang ada di rumah saat masih ditinggali dahulu...

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4