Pemkot Solo Jaring Pemudik di Terminal-Stasiun Mulai 15 Desember

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 20:50 WIB
Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang kini milik Robby Sumampow
Benteng Vastenburg yang akan dijadikan rumah karantina untuk pemudik akhir tahun di Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Pemkot Solo mulai mengaktifkan rumah karantina Benteng Vastenburg untuk pemudik pada 15 Desember 2020. Pemudik akan dijaring di berbagai akses masuk Kota Solo, seperti terminal, stasiun hingga bandara.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan akan bekerja sama dengan pengelola terminal, stasiun dan bandara agar bisa melakukan screening terhadap penumpang.

"Kita bentuk satgas pemantau Kota Solo bekerja sama dengan kepala terminal, stasiun dan bandara. Mulai tanggal 15 Desember, bagi yang masuk Solo karantina 14 hari," kata Rudy saat dijumpai di Loji Gandrung, Jumat (4/12/2020).

Tak hanya di terminal, stasiun dan bandara, satgas juga disebar di jalan-jalan akses masuk Kota Solo. Pemudik yang ketahuan masuk Solo akan dikarantina.

"Kita bedakan mana yang pelaju mana yang mudik. Nanti pasti kelihatan. KTP-nya juga kelihatan," ujar dia.

Rudy juga mengatakan pemudik yang membawa hasil rapid test atau hasil swab negatif tetap wajib menjalani karantina di Benteng Vastenburg.

"Bawa hasil rapid atau swab tetap karantina. Mau menghadiri resepsi atau acara keluarga tetap karantina," tegasnya.

Rudy mengatakan akan mulai menyiapkan barak dan alas untuk rumah karantina sejak 10 Desember 2020. Pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI terkait peminjaman barak.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Rudy berharap tak ada warga yang nekat masuk ke Solo. Terlebih dengan pemangkasan libur panjang selama tiga hari, menurutnya akan membuat orang berpikir dua kali masuk ke Solo.

"Tentunya orang akan mikir-mikir, datang ke sini sehari tapi harus karantina 14 hari," tutupnya.

(bai/rih)