80 Penyelenggara dan Pengawas Pilkada Klaten Positif Corona

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 22:23 WIB
Mural melawan penyebaran virus Corona hiasi kawasan Setu, Cilangkap, Jaktim. Mural itu dibuat untuk dukung perjuangan para petugas di garda depan lawan COVID-19
Ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna)
Klaten -

Hasil swab sementara terhadap penyelenggara dan pengawas Pilkada Klaten didapatkan 80 orang positif terpapar virus Corona. Jumlah yang positif itu bagian dari 1.800 yang reaktif saat dilakukan rapid test.

"Dari total yang di-rapid sekitar 28.000 orang yang reaktif ada 1.851 orang. Yang reaktif semua di-swab dan yang positif 80 orang," ungkap Tim Teknis Penanganan Bidang Kesehatan Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, dr Anggit Budiarto, kepada detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (3/12/2020).

Menurut Anggit, jumlah yang dilakukan rapid test tidak hanya KPPS, PPS dan PPK tetapi juga dari Bawaslu. Jumlah kemungkinan bisa bertambah. "Jumlah yang di-rapid itu termasuk Bawaslu. Saat ini hampir selesai hasil swab," lanjut Anggit.

Sedangkan Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten, Arif Fatkurohman mengatakan hasil rapid test dan swab belum keluar. Hasil belum disampaikan ke Bawaslu. "Hasil rapid dan swab belum keluar. Jadi hasilnya belum disampaikan ke kami," kata Arif saat dihubungi detikcom.

Terpisah, Komisioner KPU Klaten Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi dan SDM Wandyo Supriyanto mengatakan penyampaian hasil swab berapa yang positif bukan kewenangan KPU. Menurutnya, hasil swab menjadi ranah Satgas COVID-19 Kabupaten.

"Meski kita tahu pun itu bukan kewenangan kami menyampaikan. Seperti polisi menjatuhkan vonis kan bukan kewenangan karena vonis itu hakim," kata Wandy di kantornya.

Wandyo mengatakan jumlah KPPS Pilkada Klaten 2020 total 25.564 orang. Jumlah yang ikut rapid test ada 25.434 orang.

"Dari jumlah total KPPS hanya 129 orang yang belum ikut rapid. Dari yang sudah ikut rapid ada 1.457 yang reaktif," kata Wandyo.

(mbr/rih)