Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Bos Tekstil di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 17:58 WIB
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Lapangan Manahan, Solo, Selasa (18/8/2020).
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Lapangan Manahan, Solo, Selasa (18/8/2020). (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Polisi menggeledah rumah tersangka LJ (72), pelaku penembakan mobil yang ditumpangi bos pabrik tekstil I (72) yang merupakan kakak iparnya. Polisi menyita sebuah senapan atau senjata api laras panjang dari rumah pelaku di Jebres, Solo.

"Pagi tadi juga melakukan penggeledahan rumah LJ dan kita temukan satu senapan, senjata api panjang di rumah tersangka dan kita sita," kata Kapolresta Solo, Kombes Ade Safri Simanjuntak di Loji Gandrung, Solo, Kamis (3/12/2020).

Dengan demikian, polisi menyita dua buah senjata api dari tersangka. Salah satunya ialah pistol walther kaliber 22 yang diduga digunakan untuk menembaki mobil korban I.

Ade Safri mengatakan LJ telah mengurus perizinan terkait kepemilikan senjata. Namun hal tersebut tidak menghentikan kasus yang sedang berjalan.

"(Senjata) Atas nama tersangka sendiri. Dua senpi dilengkapi izin khusus senpi. Namun titik berat penanganan kita adalah perbuatan pidana yang terjadi," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan mobil bos tekstil itu terjadi di Jalan Monginsidi, Banjarsari, Solo, pada Rabu (2/12) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban I (74) bersama sopirnya sedang keluar dari rumah untuk makan siang.

Kemudian pelaku LJ (72) bersama istrinya tiba-tiba menghentikan mobil I dan masuk ke dalam mobil. Mereka lalu menuju rumah sarang walet milik tersangka di Jalan Monginsidi.

Setiba di lokasi, pelaku kemudian turun dari mobil. Korban juga diminta turun namun tidak menggubris.

"Driver melihat gelagat yang tidak baik dari pelaku LJ. Pelaku membawa senjata api yang diselipkan di celana bagian depan. Driver langsung putar balik," kata Ade Safri.

Korban kemudian meninggalkan lokasi sementara pelaku terus menembaki mobil korban. Korban kemudian mengamankan diri dengan masuk ke Mako Brimob Detasemen C Pelopor yang tak jauh dari sarang walet.

"Karena pelaku membawa senjata api, Polresta diback-up Brimob melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pukul 14.25 WIB, pelaku tertangkap di salah satu PO bus di Karanganyar," ujarnya.

Saat penangkapan, polisi menemukan LJ membawa pistol yang diduga digunakan untuk menembaki mobil I. Selain itu ada sejumlah magazine dan puluhan butir peluru.

"Barang bukti berupa 1 pistol jenis walther kaliber 22 berikut 3 magasin dan 62 butir peluru yang belum digunakan kaliber 22 mm," ujarnya.

(ams/sip)