Tracing Klaster SMP di Jepara, 15 Siswa-Pengurus Sekolah Kena Corona

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 19:28 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi virus Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Jepara -

Kasus virus Corona atau COVID-19 dari klaster SMP swasta di Jepara kian bertambah. Satgas Penanganan COVID-19 Jepara menyebut ada belasan orang yang terkonfirmasi positif Corona.

"Jadi sudah ada belasan, sekitar 15 orang ada siswa dan pengurus sekolah yang terkonfirmasi positif Corona," kata Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jepara, Moh Ali, saat dihubungi detikcom via telepon, Selasa (1/12/2020).

Ali mengatakan sebelumnya di SMP swasta itu dilakukan tes swab dua hari, mulai Jumat (27/11) dan Sabtu (28/11) kemarin. Ali menyebut ada 156 orang yang mengikuti tes swab.

"Jadi kemarin ada 156 orang yang menjalani tes swab. Mereka perangkat sekolah. Mulai siswa, guru, dan pengurus sekolahan," kata Ali.

Ali mengatakan kasus positif Corona dari klaster tersebut tidak bergejala. Saat ini pasien yang terkonfirmasi positif Corona diminta menjalani isolasi selama 14 hari.

"Kalau positif dekontaminasi, sementara isolasi mandiri selama 14 hari. Isolasi di rumah, karena kondisi sehat," ujarnya.

Ali menyebut sejak ditemukannya kasus positif di SMP swasta tersebut, pihaknya langsung menghentikan kegiatan simulasi sekolah tatap muka. "Ya simulasi (pembelajaran tatap muka) kita hentikan, kalau positif. Kita juga lakukan dekontaminasi, libur dulu 14 hari. Kebetulan orangnya sehat-sehat jadi isolasi di rumah," jelasnya.

Dia menyebut Kabupaten Jepara saat ini berada di zona oranye. Pihaknya mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

"Untuk saat ini Jepara zona oranye. Tolong diimbau masyarakat, makai masker sudah kurang. Masyarakat diimbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan," ujar Ali.

Sementara itu, dari data corona.jepara, penyebaran virus Corona per Selasa (1/12) pukul 17.30 WIB, kasus aktif saat ini yang terkonfirmasi positif COVID-19 ada 475 orang. Kemudian kasus sembuh ada 2.018 orang, meninggal ada 198 orang, sehingga secara kumulatif kasus Corona di Jepara ada 2.691 orang.

Diberitakan sebelumnya, sebuah SMP swasta di Jepara menjadi klaster penyebaran virus Corona. Satgas Penanganan COVID-19 Jepara menyebutkan ada dua siswa yang terkonfirmasi positif Corona.

(ams/rih)