Viral Goweser ABG Nangis-nangis Jadi Korban Jambret di Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 16:36 WIB
Viral goweser ABG nangis-nangis usai dijambret di Klaten
Viral goweser ABG nangis-nangis usai dijambret di Klaten. (Foto: dok Tangkapan Layar Grup FB ICK)
Klaten -

Seorang remaja perempuan menjadi korban jambret saat sedang gowes di ruas jalan RSI-Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kisah remaja perempuan itu lalu viral usai diunggah di grup Facebook.

Kejadian itu kali diunggah akun Fakhruddin Ridho di grup info Cegatan Klaten (ICK) pada Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 06.00 WIB. Pantauan detikcom, pukul 15.15 WIB, postingan itu sudah mendapatkan 6.633 like dan 1.801 komentar.

Postingan itu disertai foto dua gadis ABG yang sedang menaiki sepedanya. Salah seorang gadis yang tampak wajahnya terlihat bermimik muka sedih.

"Mesakne adike iki dijambret hpne lagi wae ning Lor rsi, pelakune mlayu ngidul arah rsi hoodie ijo katanya..tak kejar ga ketemu. dinggo sik jambret,, utekmu mikiro su ! tak dongakne ben modar klindes tronton ndasmu. amiin. adike sampe nangis-nangis iki mau ning pinggir dalan.. sing sabar ya dek ya, lain kali lebih hati-hati. (kasihan adiknya dijambret HP-nya di Utara RSI, pelakunya pakai hodie hijau ke arah selatan, tak kejar nggak ketemu. Pikirkan dengan otakmu! Tak doakan pelakunya terlindas tronton kepalamu. Adiknya sampai nangis-nangis di jalan...yang sabar ya dek, lain kali lebih hati-hati)," tulis postingan tersebut.

Unggahan itu menuai ribuan komentar dari netizen. Mayoritas mendoakan agar gadis-gadis itu sabar dan berhati-hati.

"KEJAHATAN MUNCUL BUKAN HANYA DARI NIAT SI PELAKU,TAPI KARNA ADA KESEMPATAN"........," tulis pemilik akun Sri Yono.

"Buat pelajaran untuk kita semua.. kalau LG di jalan jangan mainan hp.takutnya ya seperti ini.kasihan juga ikhlas sin aja dhek semoga Allah mengganti nya di lain waktu.sabar....untuk pelaku semoga dapet hidayah dari Alloh dan segera bertaubat," tulis akun Ambar Wati.

Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko saat dimintai konfirmasi mengaku sudah mengetahui postingan tersebut. Korban merupakan warga Desa Drono, Kecamatan Ngawen.

"Warga Desa Drono, Kecamatan Ngawen. Korban sudah membuat aduan ke Polsek, anggota sudah mengecek lokasi," kata Sugeng lewat pesan singkat kepada detikcom, hari ini.

(ams/sip)