Benteng Vastenburg Disiapkan Jadi Rumah Karantina Pemudik Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 15:27 WIB
Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot Solo
Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot Solo. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali mengaktifkan rumah karantina untuk pemudik pada libur akhir tahun 2020. Kali ini rumah karantina akan ditempatkan di Benteng Vastenburg.

Lokasi ini berbeda dengan rumah karantina yang diaktifkan pada masa libur Lebaran beberapa waktu lalu. Saat itu, rumah karantina disiapkan di tiga tempat, yaitu Grha Wisata Niaga, Ndalem Joyokusuman, dan Ndalem Priyosuhartan.

"Tiga tempat yang dulu kita siapkan untuk rumah karantina, sekarang sudah dipakai untuk kepentingan lain. Sementara opsinya di Benteng Vastenburg," kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Solo, Ahyani, saat dijumpai di Balai Kota Solo, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, Ndalem Joyokusuman dan Grha Wisata Niaga sudah digunakan untuk tempat menginap anggota Brimob yang sedang bertugas di Solo. Kemudian Ndalem Priyosuhartan disediakan untuk tenaga kesehatan (nakes) yang membutuhkan tempat karantina.

Ahyani menilai kali ini rumah karantina tidak senyaman yang dahulu. Sebab benteng peninggalan Belanda tersebut tidak berbentuk bangunan, melainkan berbentuk tanah lapang.

"Tentunya tidak seperti yang dulu. Nanti kita pakai barak pinjam Kodim atau Korem," terang dia.

Ahyani mengungkap masih belum membahas kriteria masyarakat yang akan menempati rumah karantina Benteng Vastenberg. Pihaknya juga mempertimbangkan para pelanggar protokol kesehatan untuk dikarantina di Benteng Vastenberg.

"Kita belum membahas sampai situ. Tapi kemungkinan tidak hanya pemudik, masyarakat yang melanggar protokol kesehatan bisa juga dikarantina di sana," ujar dia.

Rumah karantina tersebut rencananya diaktifkan mulai pertengahan Desember 2020. Saat ini Pemkot Solo masih menggodok teknis pelaksanaan karantina di masa libur akhir tahun.

"Perkiraannya tengah bulan sudah kita buka. Kita terus melakukan koordinasi dengan instansi lain. Sekarang masih fokus membentuk satgas di tingkat kelurahan yang tugasnya antara lain bertanggung jawab terhadap pemulasaran jenazah," pungkasnya.

(ams/sip)