Masih Ngegas! Kasus Baru Corona di Jateng Hari Ini Tembus 1.291

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 13:04 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono)
Yogyakarta -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengungkap data terbaru kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Tercatat total ada 57.094 kasus virus Corona di Jateng hingga saat ini.

Dari data yang diunggah di website corona.jatengprov.go.id, Selasa (1/12/2020) pukul 12.00 WIB, dari angka di atas 8.998 pasien masih dirawat, 44.341 sembuh, dan 3.755 meninggal.

Bila dibandingkan dengan data kemarin, maka ada penambahan jumlah total kasus positif virus Corona di Jateng sebanyak 1.291 kasus. Sedangkan jumlah pasien Corona yang masih dirawat di Jateng bertambah 268, pasien sembuh bertambah 958, dan pasien meninggal bertambah 65.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah masih mencatat 6.985 kasus suspek Corona di wilayahnya. Bila dibandingkan dengan data kemarin maka ada penambahan kasus suspek virus Corona di Jateng sebanyak 235.

Di situs tersebut, Pemprov Jateng tidak mencantumkan data kasus probable COVID-19.

Istilah 'suspek dan probable' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan Kepmenkes tersebut, berikut ini definisi kasus suspek:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.

Update Corona di Jateng 1 Desember 2020: 57.094 Positif, 3.755 Meninggal.Update Corona di Jateng 1 Desember 2020: 57.094 Positif, 3.755 Meninggal. (Foto: dok tangkapan layar corona.jatengprov.go.id)

c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Selanjutnya, kasus Probable yakni kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS***/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

Tonton juga video 'Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Anies Baswedan Isolasi Mandiri':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)