2 Pedagangnya Kena Corona, Pasar Gede Solo Tak Ditutup karena Alasan Ini

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 29 Nov 2020 18:57 WIB
Pasar Gede Solo.
Pasar Gede Solo. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo -

Dua orang pedagang Pasar Gede Solo dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19. Meski demikian, Pemkot Solo masih tetap membuka pasar dengan pemantauan lebih ketat.

Kepala Dinas Perdagangan Solo, Heru Sunardi, mengatakan dua pedagang sembako tersebut sebelumnya menjalani rapid test dengan hasil reaktif. Setelah ditindaklanjuti dengan tes swab, mereka dipastikan terpapar virus Corona.

"Dua orang ini sejak diketahui reaktif sudah diminta isolasi mandiri. Sekarang masih melanjutkan isolasi mandiri. Dagangannya sementara tutup," kata Heru saat dihubungi detikcom, Minggu (29/11/2020).

Heru mengatakan pemkot belum memiliki rencana menutup pasar untuk sementara waktu. Hal ini berbeda dengan Pasar Harjodaksino yang sempat ditutup dua kali karena ada pedagang yang terpapar COVID-19.

"Memang berbeda dengan Pasar Harjodaksino, karena di sana kan kasusnya sampai meninggal, jadi kita tutup. Kali ini hanya kios pedagang yang bersangkutan yang tutup," ujar dia.

Pihaknya berjanji akan memantau pasar lebih ketat, termasuk kondisi para pedagang yang berjualan di sekitar pedagang positif. Penyemprotan disinfektan pun dilakukan secara rutin tiga hari sekali.

"Nanti petugas akan lebih sering berpatroli. Protokol kesehatan harus diketatkan. Setiap tiga hari kita semprot disinfektan," ujar dia.

Selanjutnya, tim Gugus Tugas COVID-19 Solo melakukan pelacakan kontak dari pedagang yang positif COVID-19, baik dari kalangan pedagang ataupun keluarga.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk dilakukan tracing. Kebijakan selanjutnya kita serahkan ke gugus tugas," tutupnya.

Pada Minggu (29/11/2020) terjadi penambahan kasus COVID-19 di Solo sebesar 65 orang positif. Total akumulasi kasus mencapai 2.349 orang positif. 1.390 orang di antaranya sembuh, 678 orang isolasi mandiri, 172 orang dirawat di rumah sakit, 109 orang meninggal dunia.

Tonton video 'IDI: Long Weekend-Kerumunan Berimbas ke Peningkatan Kematian Dokter':

[Gambas:Video 20detik]



(bai/sip)