5 ASN Kena Corona, Dinas Penanaman Modal Sragen Tutup 10 Hari

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 18:28 WIB
Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen
Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Sragen -

Lima aparatur sipil negara (ASN) kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sragen, Jawa Tengah terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Imbasnya kantor DPMTPSP Sragen tutup selama 10 hari untuk disinfeksi dan tracing.

"DPMPTSP lima (ASN) positif COVID-19. Kita lakukan tracing dan swab kepada seluruh pegawai dinas," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto, ditemui detikcom, Jumat (27/11/2020).

Tatag mengatakan tracing dan swab tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penularan COVID-19 di dinas terkait. Dampaknya, pelayanan di kantor DPMPTSP ditutup selama 10 hari ke depan.

"Meskipun hasil tracing dan swab negatif, kami anjurkan untuk isolasi mandiri dulu. Sehingga pelayanan tutup 10 hari mulai hari ini," terang Tatag.

Pihaknya mengaku belum mengetahui sumber penularan kelima ASN yang positif COVID-19 tersebut. Tatag saat ini mengaku fokus untuk mencegah penularan lebih lanjut.

"(Sumber penularan) Tidak tahu. Bisa darimana saja, bisa dari mereka yang datang minta (mengurus) surat-surat (perizinan)," paparnya.

Meski pelayanan di kantor tutup sementara, Tatag memastikan proses perizinan tetap bisa dilakukan secara online. Warga tetap bisa mengajukan izin melalui sistem online system submition (OSS).

"Kan sudah online melalui OSS, proses perizinan tetap bisa jalan," imbuhnya.

Selain lima ASN DPMPTSP, lanjut Tatag, kasus ASN positif Corona juga terjadi di beberapa kantor kecamatan. Namun pihaknya belum menutup pelayanan di kecamatan karena masih menunggu hasil tracing.

"Kecamatan Sumberlawang dua (ASN) positif, Mondokan satu (ASN) positif dan Gemolong satu (ASN) positif. Kita masih menunggu hasil contact tracing," pungkasnya.

(ams/sip)