Penularan Corona Terjadi Lagi di Ponpes Sleman, 77 Orang Positif

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 14:54 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Sleman -

Kasus penularan virus Corona atau COVID-19 di pondok pesantren (ponpes) kembali terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Total ada puluhan santri dari salah satu ponpes daerah Kapanewon Gamping yang dilaporkan positif Corona.

"Ada penularan di ponpes daerah Kapanewon Gamping," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (26/11/2020).

Dia menjelaskan kasus ini bermula dari santri yang memiliki gejala anosmia atau hilangnya indra penciuman. Pihak Dinas Kesehatan Sleman kemudian melakukan screening dan ditemukan santri lain yang positif Corona.

"Total ada 77 kasus saat ini," paparnya.

Joko menyebut, kasus yang terjadi di ponpes ini bisa disebut klaster dalam pengertian kelompok. Sebab, jelas Joko, penularannya belum sampai pada generasi ketiga.

"Mereka isolasi mandiri di ponpes sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sleman Novita Krisnaeni mengatakan, proses belajar mengajar di ponpes tersebut masih berlangsung. Namun, penerapan protokol kesehatannya lebih ketat.

"Ada satgas yang terus memantau aktivitas di lokasi itu," kata Novita saat ditemui wartawan di kantornya, hari ini.

"Kami rekomendasikan dilakukan penyemprotan selama tiga hari berturut-turut," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemda DIY mencatat penambahan 150 kasus baru virus Corona di wilayahnya kemarin. Kemudian untuk kasus sembuh bertambah 144 kasus, dan tiga kasus meninggal.

Sebanyak 150 kasus baru Corona di DIY di atas mayoritas berasal dari Kabupaten Sleman dengan 121 kasus. Kemudian disusul dari Kota Yogyakarta dengan 13 kasus, Kabupaten Bantul 8 kasus, Kabupaten Kulon Progo 5 kasus, dan Kabupaten Gunungkidul 3 kasus.

(sip/rih)