2 Pegawai PDAM Solo Kena Corona, 60 Orang Jalani Rapid Test

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 15:29 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono)
Solo -

Dua orang pegawai Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Toya Wening, Solo, Jawa Tengah terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Dari hasil tracing, sekitar 60 orang kemudian harus menjalani rapid test karena telah berkontak dengan pasien positif virus Corona.

"Tanggal 13 November itu ada staf kami yang tidak masuk kerja karena sakit. Setelah berobat ternyata harus menginap dan menjalani tes swab. Hasilnya positif," kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Perumda Toya Wening, Rosyid Agung Priyadi, saat dihubungi detikcom, Senin (23/11/2020).

Pihaknya kemudian menutup ruangan seksi rekening di kantor PDAM Toya Wening, Solo untuk sementara waktu. Selain itu, terdapat 20 orang yang berkontak dengan pasien itu harus menjalani rapid test.

"Dari 20 orang itu, ada satu yang reaktif, rekan satu ruangan. Setelah di-swab, hasilnya positif. Namun yang kedua ini tanpa gejala, isolasi mandiri," ujarnya.

Selanjutnya, kata Rosyid, ada 40 orang yang harus menjalani rapid test lanjutan. Dari jumlah tersebut, ada satu orang yang dinyatakan reaktif virus Corona.

"Satu orang yang reaktif ini sudah menjalani tes swab. Namun hasilnya belum keluar, semoga negatif. Untuk sementara kita minta isolasi mandiri," kata Rosyid.

Dia menjelaskan, Perumda Toya Wening telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 Solo untuk penyemprotan disinfektan dan tracing secara internal. Sementara pelayanan di kantor PDAM Solo disebut akan tetap berjalan normal.

"Untuk pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Sudah kita rapatkan, tidak diberlakukan WFH (work from home). Kecuali bagi pegawai yang harus isolasi," pungkas Rosyid.

(sip/mbr)