Round-Up

Melihat Inskripsi Masjid Menara Kudus yang Terungkap Gegara Pandemi Corona

Dian Utoro Aji - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 08:09 WIB
Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus mengungkapkan ada inskripsi yang selama ini belum dipublikasi. Penasaran?
Masjid Menara Sunan Kudus, Sabtu (21/11/2020). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus mengungkapkan sebuah inskripsi yang selama ini belum dipublikasi. Inskripsi tersebut berada di dua saka atau tiang penyangga masjid yang diperkirakan tentang perbaikan atap masjid.

"Jadi kita mengetahuinya sudah lama, kita tidak pernah, publikasi ke luar tidak pernah, kita publikasi secara resmi tidak pernah. Kita main logika saja ya, itu kan ketutupan (tertutup) sama karpet seandainya pada saat pergantian kan lucu. Logika seperti itu. Jujur secara kita sendiri, saya pribadi mengetahui inskripsi itu sudah 10 tahun yang lalu," kata Humas Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus, Denny Nur Hakim, kepada detikcom saat ditemui di kompleks masjid, Sabtu (21/11/2020).

Selama ini inskripsi itu tertutup dengan karpet. Namun setelah karpet dibuka awal pandemi itu inskripsi tersebut terlihat jelas.

Dari pantauan detikcom, inskripsi itu berada di bawah saka atau tiang penyangga atap masjid. Inskripsi tepat berada di dua tiang saka yang letaknya bersebelahan.

Inskripsi itu bertuliskan berupa huruf kapital dan yang satu berupa tulisan arab. Tulisan itu berukuran sekitar 10x5 cm. Tulisan inskripsi berwarna cokelat.

Dengan terlihatnya inskripsi itu menjadikan keindahan masjid peninggalan Sunan Kudus pada abad ke-15 M itu. Lantai teraso dengan ornamen yang lain menambah kesan sejuk dan damai. Hal tersebut menambah suasana khusyuk di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus.

Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus mengungkapkan ada inskripsi yang selama ini belum dipublikasi. Penasaran?Inskripsi di Masjid Menara Kudus, Sabtu (21/11/2020) Foto: Dian Utoro Aji/detikcom

Lebih lanjut, Denny mengatakan, saat ini karpet sudah tidak dipasang. Menurutnya pelepasan karpet pada awal pandemi bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Namun jauh sebelum pandemi, pihak yayasan berencana untuk melepas karpet. Tetapi belum mengetahui pastinya akan dilakukan pelepasan karpet tersebut.

"Saat ini terbuka kan tidak memasang karpet. Karpet saat awal pandemi itu tujuannya satu untuk meminimalisir penyebaran virus Corona, karena tempat kita tempat religi, tempat ibadah banyak dikunjungi," kata Denny.

"Setelah karpet terbuka, sebelum pandemi kita niat membuka karpet. Rencana di ruang masjid tidak akan pasang, akan kita copot. Kita belum bisa memastikan, kebetulan ada pandemi kita akhirnya mantap kita menggulung karpet. Dengan gulungan karpet kita bisa mengekspos ke luar," sambungnya.

Melihat Produksi Alquran Made in Kudus yang Tembus Pasar ASEAN:

[Gambas:Video 20detik]



Halaman berikutnya, Denny mengatakan inskripsi itu ada dua jenis. Apa saja?...

Selanjutnya
Halaman
1 2