Terpopuler di Jateng

Pertimbangan Habib Luthfi Tunda Maulid Akbar di Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 10:02 WIB
Habib Luthfi bin Yahya di gedung Kanzuz Sholawat, Pekalongan, Selasa (17/11/2020).
Habib Luthfi bin Yahya di gedung Kanzuz Sholawat, Pekalongan, Selasa (17/11/2020). (Foto: Istimewa)

Menanggapi keputusan Habib Luthfi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasinya. Ganjar menyebut keputusan ini merupakan contoh yang bijak.

"Habib Luthfi sudah menelepon langsung, katanya ndherek (ikut) Pak Ganjar, tinggal diatur. Ini akan jadi contoh yang baik," kata Ganjar saat ditemui di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Rabu (18/11).

Ganjar mengaku tak keberatan jika acara Maulid Akbar di Kanzus Sholawat itu tetap digelar. Hanya saja, wajib menerapkan protokol kesehatan Corona dan jumlah peserta maksimal 100 orang.

Dia menerangkan pemerintah daerah (Pemda) maupun kepolisian Kota Pekalongan ikut turun tangan terkait acara Maulid Akbar yang akan digelar Habib Luthfi ini. Namun ada acara yang diminta untuk tidak digelar karena mempertimbangkan pandemi virus Corona.

"Semua turun tangan, bukan melarang justru memberikan ruang dengan cara yang baru. Maka adaptasi kebiasaan barunya jalan, peringatan agamanya jalan, dan semua berjalan baik. Tapi yang pawai sudah sepakat tidak (dilaksanakan), pameran juga sepakat tidak. Itu cara-cara yang menurut saya bijak, adem," ujarnya.

Halaman

(sip/sip)