278 Karyawan Perusahaan di Pemalang Positif Corona

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 18:09 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemalang, Tutuko Raharjo, Jumat (20/11/2020).
Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemalang, Tutuko Raharjo, Jumat (20/11/2020). Foto: Robby Bernardi/detikcom
Kabupaten Pemalang -

Satgas COVID-19 mengungkap sebanyak 278 orang karyawan di sebuah perusahaan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, positif virus Corona atau COVID-19. Perusahaan tersebut kini ditutup sementara untuk sterilisasi.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemalang, Tutuko Raharjo, mengatakan kasus Corona di perusahaan tersebut mulai muncul pekan lalu.

"Melanjutkan tracking dan testing sampai minggu kedua kemarin, tercatat ada penambahan penemuan kasus baru COVID-19 sebanyak 278 orang dan lima orang di antaranya meninggal dunia," kata Tutuko kepada detikcom, Jumat (20/11/2020).

"278 yang terkonfirmasi COVID-19, merupakan karyawan perusahaan. Ini klaster baru di Pemalang. Klaster perusahaan," lanjutnya.

Tutuko menjelaskan, kasus tersebut bermula dari seorang karyawan perusahaan yang diketahui positif Corona. Kemudian dilakukan swab massal kepada total 728 karyawan.

"Kasus bermula dari seorang karyawan yang diketahui terkonfirmasi positif COVID-19. Kemudian ditindaklanjuti Satgas dengan uji swab, bertambah 26. Kemudian tracking dan akhirnya dilakukan swab massal pada 728 karyawan," jelas Tutuko.

Namun, Tutuko belum bersedia menyebut perusahaan apa yang dimaksud. Hanya saja, menurutnya, adanya kasus positif virus Corona yang saat ini mencapai 278 orang itu, Satgas COVID-19 merekomendasikan penutupan sementara perusahaan hingga 22 November mendatang.

"Kita lakukan penutupan perusahaan untuk penyemprotan disinfektan. Dan hampir semua yang terkonfirmasi COVID-19, merupakan orang tanpa gejala, jadi di isolasi," jelasnya.

Sementara itu, jumlah kasus virus Corona-19 di Kabupaten Pemalang saat ini, totalnya mencapai 999 kasus. Rinciannya 554 sembuh, 381 orang masih isolasi perawatan, dan 64 pasien meninggal.

"Kami berharap, agar masyarakat Pemalang, untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Hindari kerumunan, jaga jarak dan selalu cuci tangan dan bermasker," imbau Tutuko.

Simak juga video 'Klaster Keluarga Jadi Sumber Penularan Corona Pada Anak':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)