BNPB: Penghuni Pengungsian Merapi Dites Swab Antigen

Ragil Ajiyanto - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 17:20 WIB
Boyolali -

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memberikan bantuan 2.500 swab antigen kepada Pemkab Boyolali. Bantuan itu diharapkan digunakan di lokasi-lokasi pengungsian Gunung Merapi untuk mencegah penularan virus Corona atau COVID-19.

"Tadi kita sudah kami serahkan 2.500 swab antigen, yang diharapkan ini bisa difungsikan oleh dinas kesehatan, sehingga tidak boleh sembarang orang yang masuk kemari (lokasi pengungsian) untuk menjamin keselamatan para pengungsi," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, kepada wartawan saat mengunjungi pengungsi TPPS Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Jumat (20/11/2020).

Selain 2.500 swab antigen, pihaknya juga menyerahkan sejumlah bantuan lainnya yaitu 200 ribu masker kain dan 250 jeriken hand sanitizer, setiap jeriken berisi 4 liter. Kemudian bantuan dana siap pakai untuk penanganan siaga darurat Gunung Merapi kepada Pemkab Boyolali sebesar Rp 1 miliar serta 150 unit lampu air garam.

Doni Monardo yang juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19, meminta tidak semua orang bisa masuk ke tempat pengungsian dengan bebas. Hal ini untuk mengantisipasi penularan atau munculnya klaster baru di lokasi pengungsian.

"Karena tidak tahu, kita niatnya baik, tapi di antara kita mungkin sudah ada yang tanpa gejala, sudah OTG, sudah positif COVID, tapi tidak ada gejala sama sekali, lantas kita menyerahkan sesuatu, menyerahkan dengan kontak fisik kepada pengungsi atau petugas pelayanan di sini, atau relawan yang memberikan bantuan, maka bisa jadi terjadi transmisi, terjadi penularan. Ini yang kita khawatirkan," jelas Doni.

"Makanya apabila dari tim kesehatan, tim pengamanan yang ada di sini (tempat pengungsian) meminta siapapun yang datang untuk melakukan swab antigen, tolong ini betul-betul dipatuhi, jangan ada yang menolak. Sekali lagi demi keselamatan warga kita yang ada di sini," pintanya.

Sementara itu di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) di wilayah Kecamatan Selo, Boyolali, sejumlah poster dan spanduk imbauan menjaga protokol kesehatan pun dipasang di sejumlah tempat. Poster-poster dan spanduk itu untuk mengingatkan kepada semua elemen, pengungsi, relawan dan petugas keamanan disana untuk selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus Corona.

(rih/ams)