Anak Pemotor yang Ikut Hanyut Terseret Banjir Kendal Juga Ditemukan Tewas

Saktyo Dimas R - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 16:23 WIB
Proses evakuasi jasad anak pemotor yang hanyut terseret banjir di Kendal. Korban kedua atas nama Nadia Ruli Puspita (25) ditemukan di bawah sutet di areal persawahan, Jumat (20/11/2020).
Proses evakuasi jasad anak pemotor yang hanyut terseret banjir di Kendal (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Korban kedua pemotor berboncengan hanyut dan hilang akibat terseret arus banjir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ditemukan tewas. Korban ditemukan di bawah sutet atau sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian.

Korban kedua ini bernama Nadia Ruli Puspita (25) yang merupakan anak dari korban tewas pertama Rudi Waluyo. Nadia ditemukan di areal persawahan, sekitar 4 kilometer dari TKP di Dusun Duwet, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

"Tim gabungan menemukan korban kedua pukul 14.00 WIB tadi dan lokasinya tak jauh dari lokasi penemuan sang ayah, kurang lebih sekitar 200-an meter. Posisi korban berada di persawahan di bawah SUTET," kata Komandan Regu (Danru) Basarnas Jawa Tengah, Budi Purnomo Sari, di lokasi penemuan korban di Sungai Gendengan Boja, Jumat (20/11/2020).

Budi menerangkan evakuasi jenazah korban cukup sulit. Sebab, areal persawahan itu tergenang banjir.

"Evakuasi memang lumayan sulit tapi karena perjuangan tim akhirnya jasad korban bisa dievakuasi," jelasnya.

Jenazah korban Nadia kemudian dibawa ke Puskesmas Boja untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dengan ditemukannya kedua korban ini, operasi SAR di Dusun Duwet, Desa Bebengan dinyatakan ditutup.

"Dua korban yakni bapak dan anak telah ditemukan, jadi operasi SAR ini telah berakhir dan secara resmi kami tutup. Kami terimakasih atas kerjasama tim SAR gabungan sehingga kedua korban cepat kita temukan," kata Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, saat dimintai konfirmasi detikcom, siang ini.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pemotor yang berboncengan ini terseret arus banjir yang terjadi di Desa Duwet, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal semalam. Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menyampaikan hujan deras membuat arus air di jalanan di Dukuh Duwet Desa Bebengan Kecamatan Boja sangat deras sehingga kendaraan korban diterjang arus air yang kencang dan terseret sampai parit.

Jenazah pertama yang ditemukan yakni Rudi Waluyo (53). Jasad Rudi ditemukan di sekitar Sungai Gendengan atau sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian dan masih menggunakan helm.

(ams/sip)