Pejabatnya Meninggal COVID-19, Bappeda Klaten Rencanakan WFH

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 20:45 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Ilustrasi (Foto: iStock)
Klaten -

Satu lagi pejabat di Pemkab Klaten meninggal karena terpapar virus Corona atau COVID-19. Salah satu Kasubbid di kantor Bappeda Klaten, ASJ (45), meninggal dan langsung dimakamkan hari ini.

"Betul, informasinya positif terpapar COVID-19. Langsung dimakamkan tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB. Sempat dirawat di RSI (Klaten)," ungkap staf ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (19/11/2020).

Dari informasi yang didapatkan, ASJ memiliki penyakit penyerta yakni terkait jantung.

Ronny menyebutkan, Bappeda Klaten saat ini ditutup sementara untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Jadi tiga hari digunakan untuk penyemprotan disinfektan. Setelah itu baru dilakukan kemungkinan tracing tetapi terpapar dari mana juga tidak bisa dipastikan," jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Bappeda Klaten, Purwanto, mengatakan ASJ sebelumnya sempat dirawat di RS JIH karena diare. Setelah itu sembuh dan pulang.

"Tapi kami dapat kabar dirawat di RSI dan meninggal tadi siang," kata Purwanto.

Menyikapi hal itu, tambah Purwanto, jajaran Bappeda merencanakan work from home (WFH) sementara untuk sterilisasi. "Kita WFH dulu rencananya. Biar sterilisasi dan kawan-kawan tenang tidak panik," ujar Purwanto.

Sementara itu, dalam data kasus virus Corona Satgas COVID-19 Kabupaten Klaten, seperti dilihat detikcom, nama ASJ ditulis meninggal setelah dirawat tanggal 18 November. Dari hasil PCR dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19.

Sebelumnya diberitakan, seorang pejabat eselon III di Dinas Pendidikan Pemkab Klaten meninggal dan dinyatakan terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19.

(mbr/rih)