Update Corona di Jateng 18 November: 44.806 Positif, 3.121 Meninggal

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 12:55 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Yogyakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperbarui data kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Tercatat ada total 44.806 kasus positif virus Corona di Jateng hingga siang ini.

Dari data yang diunggah Pemprov Jateng di website corona.jatengprov.go.id pada Rabu (18/11/2020) pukul 12.00 WIB, dari angka tersebut terdiri dari 5.781 pasien Corona masih dirawat, 35.904 pasien sembuh, dan 3.121 meninggal dunia.

Bila dibandingkan dengan data kemarin maka ada penambahan jumlah kasus positif virus Corona di Jateng sebanyak 797 kasus. Selain itu, jumlah pasien Corona yang dirawat bertambah 288 kasus, jumlah pasien Corona yang sembuh bertambah 471 dan jumlah pasien meninggal bertambah 38.

Selain itu, masih ada 5.605 kasus suspek virus Corona di Jateng. Bila dibandingkan dengan data kemarin maka ada penambahan jumlah kasus suspek Corona di Jateng yakni sebanyak 114 kasus.

Di situs tersebut Pemprov Jateng kini tak lagi mencantumkan data kasus probabel COVID-19.

Istilah 'suspek dan probable' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan Kepmenkes tersebut, berikut ini definisi kasus suspek:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable

COVID-19.

Update COVID-19 di Jateng 18 November 2020: 44.806 Positif, 3.121 MeninggalUpdate COVID-19 di Jateng 18 November 2020: 44.806 Positif, 3.121 Meninggal Foto: dok. tangkapan layar corona.jatengprov.go.id

c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Selanjutnya, kasus Probable yakni kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS***/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. (ams/mbr)