Pengumuman Lur! Resepsi Nikah di Solo Dilarang Pakai Piring Terbang

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 14:34 WIB
Wedding in the mountains Mangup in Crimea
Ilustrasi pernikahan. (Foto: Thinkstock)
Solo -

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerbitkan surat edaran (SE) baru menyusul terus bertambahnya angka virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Kini penyelenggara resepsi pernikahan dilarang menggunakan sistem piring terbang ataupun prasmanan.

Piring terbang merupakan sebutan penyajian makanan dengan cara dilayani oleh petugas katering, sedangkan prasmanan ialah ketika tamu dipersilakan mengambil makanan sendiri. Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas COVID-19 Solo, Ahyani, mengatakan SE baru itu mengatur agar resepsi pernikahan menyediakan makanan secara dibungkus.

"Resepsi pernikahan tetap boleh digelar, tetapi sekarang tidak boleh piring terbang atau prasmanan. Makanan harus dibungkus dan dibawa pulang," kata Ahyani saat dijumpai di Balai Kota Solo, Senin (16/11/2020).

Meski begitu, penyelenggara resepsi juga diminta menyediakan tempat duduk secara terbatas. Selain itu, aturan jaga jarak wajib tetap dilaksanakan.

"Jadi nanti sistemnya standing party, tapi makanannya dibawa pulang," ujar dia.

Gugus tugas juga membatasi satu gedung maksimal diisi separuh dari kapasitas. Acara resepsi pun maksimal digelar selama dua jam.

"Tidak hanya resepsi pernikahan. Semua kegiatan yang mendatangkan massa dibatasi dua jam dan kapasitas 50 persen dari gedung," ujar dia.

Aturan tersebut tertulis dalam SE Wali Kota Surakarta nomor 067/2739.1 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Hingga Minggu (15/11), kasus COVID-19 di Solo mencapai 1.661 orang positif. 1.026 orang di antaranya sembuh, 436 orang isolasi mandiri, 124 orang dirawat di rumah sakit, 75 orang meninggal.

(ams/sip)