Seperti di Lawu dan Merapi, Topi Awan Juga Menghiasi Gunung Merbabu

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 13:10 WIB
Fenomena topi awan di sekitar Gunung Merbabu. Foto diambil dari Dukuh Pentongan, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Kamis (5/11/2020).
Topi awan di Gunung Merbabu dilihat dari Kecamatan Selo, Boyolali, Kamis (5/11/2020). Foto: dok Mujiyanto/warga
Boyolali -

Seperti di Gunung Lawu dan Merapi, awan berbentuk seperti topi juga terjadi di di Gunung Merbabu hari ini. Seorang warga Desa Selo, Boyolali, Mujiyanto, mengabadikan fenomena alam tersebut.

"Tadi pagi terlihat jam 05.30 sampai 07.30 WIB," kata Mujiyanto yang tinggal di Dukuh Pentongan, Desa Samiran, saat dihubungi detikcom Kamis (5/11/2020).

Dia bercerita, awan berbentuk unik tersebut ada di sebelah barat puncak Gunung Merbabu. Awan itu, kata Mujiyanto, melingkar-lingkas dengan ukuran kecil di bagian bawah lalu ukurannya lebih besar di bagian atas.

"Dari tempat saya, (awan topi) terlihat di sebelah barat Gunung Merbabu," jelasnya.

Menurut Mujiyanto, fenomena topi awan itu tak menghebohkan warga setempat. Fenomena itu juga tidak menunjukkan sebuah firasat alam akan terjadinya sesuatu.

"Tidak, biasa saja. Itu (awan topi) biasa terjadi, apalagi musim badai gunung," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya fenomena topi awan di Gunung Lawu diabadikan oleh seorang warga bernama Rika Verry Kurniawan pada sekitar pukul 05.40 WIB tadi. Rika mengaku tertarik melihat fenomena tersebut dan mengabadikannya dalam perjalanan dari rumahnya di Magetan Jawa Timur menuju tempat kerjanya di Solo.

Rika mengambil gambar sejak dari Magetan hingga wilayah Gondosuli, Tawangmangu. Saat itu cuacanya cerah sehingga hasil jepretan Rika jelas menangkap fenomena unik ini.

Sedangkan fenomena yang sama di Gunung Merapi diposting oleh akun Twitter @VolcanoYTz. Netizen ramai-ramai merespons cuitan itu dengan informasi yang sama.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala BMKG Yogyakarta Agus Riyanto menjelaskan awan berbentuk topi itu merupakan awan lentikular yang biasa terjadi di wilayah pegunungan.

"Awan lenticular memang biasa terjadi adalah di puncak atau daerah pegunungan, bentuknya memang seperti caping gunung itu terjadi karena adanya adveksi biasanya itu kabut yang terangkat ke atas menjadi awan-awan lentikular," jelas Agus kepada wartawan melalui pesan singkat, hari ini.

Hingga Kamis (5/11/2020) siang ini, setidaknya dilaporkan ada 5 gunung di Jawa yang terjadi kemunculan awan lentikular tersebut. Kelima gunung tersebut adalah Gunung Lawu, Gunung Merapi, Gunung Merbabu (di Jawa Tengah) serta Gunung Welirang dan Gunung Anjasmoro (di Jawa Timur).

Simak juga video 'Erupsi Merapi Diprediksi Segera Terjadi, BPPTKG: Tak Sebesar 2010':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)