Puncak Arus Balik Libur Panjang di Tol-Pantura Brebes Akan Terjadi Malam Ini

Imam Suripto - detikNews
Minggu, 01 Nov 2020 17:33 WIB
Arus lalu lintas di Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (1/11/2020).
Suasana arus lalu lintas di Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (1/11/2020) pukul 15.00 WIB. Foto: (Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Polisi memperkirakan puncak arus balik libur panjang cuti bersama di Brebes baik melalui tol atau di jalur Pantura akan terjadi malam nanti. Peningkatan arus kendaraan mulai terlihat pada sore ini.

"Prediksi peningkatan arus kendaraan menuju ke arah barat atau Jakarta terjadi mulai pukul 15.00 sampai dengan malam ini. Puncaknya (Minggu) malam ini. Karena kemungkinan Senin besok masyarakat sudah banyak yang mulai beraktivitas atau bekerja," ujar Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Putri Noer Cholifah, kepada wartawan di gerbang Tol Brebes Timur (Brexit), Minggu (1/11/2020).

Putri menyebut arus lalu lintas di tol hingga sore ini masih normal. Kondisi yang sama juga terpantau di jalur selatan maupun Pantura.

"Kami sudah memantau di tol, arus lalu lintas masih normal. Begitu pula di jalur pantura dan jalur selatan, kendaraan yang akan menuju ke barat masih normal. Meski ada peningkatan tapi sejauh ini belum ada hambatan dan masih lancar," urainya.

Karena kondisi arus lalu lintas masih normal, belum ada rekayasa arus lalin yang diterapkan hingga saat ini. Namun kendaraan besar atau sumbu tiga telah dialihkan ke jalur Pantura untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas di tol.

(PPTR) Pejagan-Pemalang, Deny Harjono merinci, kenaikan volume kendaraan di pintu Tol Brebes Barat maupun Brexit hingga Minggu sore sekitar 20 persen. Kendaraan keluar masuk di pintu Tol Brebes Barat pada Minggu sore ada 1.370 kendaraan. Selanjutnya di Tol Brebes Timur sekitar 2600 kendaraan dan di pintu Tol Tegal mencapai 3.600 kendaraan.

"Diprediksi volume kendaraan pada arus balik ini lebih tinggi dari arus mudik tanggal 28 Oktober lalu. Kalau arus mudik kemarin 43 ribu kendaraan. Sedangkan arus balik ini diperkirakan mencapai 45 ribu kendaraan," pungkasnya.

(sip/sip)