Round-Up

5 Fakta dari Tindakan Warga Boyolali Bawa Jenazah Ibu di atas Bronjong

Ragil Ajiyanto - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 09:20 WIB
Video pemotor membawa jenazah yang diletakkan di atas bronjong viral di media sosial, Kamis (29/10/2020).
Foto: Tangkapan layar video di media sosial
Boyolali -

Rekaman video Sutejo (50), yang nekat membawa jenazah ibunya menggunakan sepeda motor viral di media sosial. Penilaian orang pun bermacam-macam terhadapnya. Berikut ini 5 fakta terungkap dari peristiwa tersebut.

1. Jenazah diikat di atas bronjong

Dari rekaman video yang beredar di dunia maya itu, tampak seorang pria yang mengendarai sepeda motor dengan bronjong di belakang. Di atas bronjong itulah, Sutejo meletakkan dan mengikat jenazah ibunya dengan diberi alas papan panjang. Jenazah Ginem Suharti (80) hanya dibungkus kain jarik batik.

2. Dibawa melewati jalan raya lintas kecamatan
Jenazah itu dibawa dari tempat tinggalnya di Dukuh Bantulan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Boyolali menuju ke daerah asal ibunya di Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Boyolali pada Kamis (29/10/2020). Dia pun melintasi jalan raya.


3. Keluarga kaget dan terhenyak
Tindakan anak bungsu Ginem Suharti itu pun mengejutkan banyak orang. Termasuk kerabat dan keluarganya sendiri.

"Kok dinaikkan sepeda motor gitu, yang nggak tahu kan dikira diapa-apain. Itu (ibunya meninggal dunia) sebenarnya kan (karena) sakit tua," kata Sri Suyamti, kakak Sutejo, ditemui di rumah duka, Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Jumat (30/10).

Dijelaskan dia, ibunya meninggal dunia pada Kamis (29/10) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Posisi dia saat itu tidak ada di rumah karena sedang bekerja. Yang di rumah hanya adiknya Sutejo dan istrinya.

Rumah Sri Suyamti dan Sutejo dalam satu pekarangan di Dukuh Bantulan, Banyudono. Ginem Suharti, baru satu minggu ikut di rumah Suyamti karena sakit tua.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3