Tersambar Api Saat Tuangkan Bensin, Pedagang Lontong Jepara Terbakar

Dian Utoro Aji - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 12:27 WIB
Kebakaran di rumah warga Clering, Jepara. Kebakaran ini bermula saat pemilik rumah menakar bensin di dekat kompor saat memasak, Jumat (30/10/2020) dini hari.
Penampakan dapur yang terbakar di rumah warga Clering, Jepara. (Foto: Dok BPBD Jepara)
Jepara -

Rumah warga Desa Clering, Kecamatan Donorejo, Jepara, Jawa Tengah kebakaran. Pemilik rumah Rusmiyati (52) mengalami luka bakar dan saat ini korban masih dirawat di rumah sakit.

"Telah terjadi kebakaran rumah warga di Desa Clering Kecamatan Donorojo, Jepara yang mengakibatkan korban mengalami luka bakar hingga 76,5 persen," kata Kepala BPBD Jepara Kusmiyanto dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Kusmiyanto menceritakan peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat dini hari tadi. Peristiwa itu bermula saat korban yang merupakan pemilik warung makan dan penjual bahan bakar minyak itu bangun tidur untuk memulai memasak dengan api kayu bakar.

"Jumat dini hari pukul 02.00 WIB, korban selaku pemilik warung makan lontong dan BBM eceran bangun tidur dan mulai aktifitas memasak di dapur dengan api tungku kayu bakar," jelasnya.

"Pada saat memasak, korban sambil menuangkan BBM (bensin) jenis Pertalite di dalam ember dan menakarnya ke dalam botol kecil ukuran satu liter, yang berjarak kurang lebih dua meter dari api tungku," sambung Kusmiyanto.

Kusmiyanto menyebut api tungku yang terletak tidak jauh itu terpantik ke dalam bensin. Api lalu menyambar dan mengenai korban dan perabotan dapur yang terbuat dari kayu.

"Sesaat kemudian api menyambar Pertalite tersebut dan apinya mengenai tubuh korban, dan perabotan dapur yang terbuat dari kayu terbakar, karena kaget korban berteriak meminta tolong dan ditolong oleh suaminya yang berada dalam satu rumah," terangnya.

Kusmiyanto menyebut akibat peristiwa itu korban mengalami luka bakar. Korban hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sekitar pukul 03.00 WIB, kobaran api berhasil di padamkan atas bantuan warga sekitar rumah korban. Saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Sultan Agung bagian bedah plastik," tutup Kusmiyanto.

(ams/sip)