Bahaya! Viral 2 Wisatawan Terjun dari Tebing Pantai Selatan Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 11:51 WIB
Tangkapan layar dua wisatawan lompat dari tebing pantai selatan Gunungkidul, Jumat (30/10/2020).
Dua wisatawan terjun dari tebing Pantai Ngandong, Gunungkidul. Foto: Istimewa
Gunungkidul -

Sebuah video yang memperlihatkan dua orang wisatawan di Pantai Ngandong, Kalurahan Sidoarjo, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul viral di media sosial. Dalam video itu keduanya tampak nekat terjun dari tebing ke pantai yang sedang berombak.

Video berdurasi 30 detik itu diunggah oleh akun Instagram @updatedisini. Dalam video tersebut tampak dua orang berdiri di atas tebing. Selanjutnya keduanya terjun ke laut dan berenang ke daratan.

Selain postingan video, akun tersebut juga menuliskan caption berupa imbauan kepada wisatawan. Berikut caption-nya:

TIDAK UNTUK DITIRU...!!!
Aksi Nekad Dua Wisatawan Terjun Ke Laut Terekam Camera Warga.

Pagi ini petugas sar pantai ngandong di sibukan dengan penyelamatan dua wisatawan yang nekad bermain air dengan cara meloncat dari tebing terjun ke laut di area #ripcurrent.
Beruntung petugas sar berhasil mengarahkan untuk tidak berenang melawan arus, sehingga ke duanya berhasil menepi dengat selamat.

Luuurrr.. Tak titip pesen yo lurrrr...
Bermain air di pantai boleh, tapi jangan terlalu nekad membayakan diri.
Taati himbauan petugas dan rambu rambu larangan.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Kabupaten Gunungkidul, Surisdiyanto, membenarkan kejadian dalam video tersebut. Dia mengungkap kejadian itu terjadi pagi tadi di Pantai Ngandong.

"Iya benar, kejadiannya tadi pagi di Pantai Ngandong," katanya saat dihubungi detikcom, Jumat (30/10/2020).

Lanjutnya, kedua wisatawan asal Jawa Tengah itu berhasil menepi setelah diarahkan petugas SAR menuju jalur yang tepat agar tak terseret arus ombak. Pasalnya di bawah tempat lompat keduanya itu adalah wilayah di rip current atau arus air yang mengalir kuat ke arah laut.

"Kalau dua orang itu sepertinya wisatawan dari Jawa Tengah karena pelat (kendaraan) luar DIY," ujarnya.

Setelah berhasil menepi, keduanya langsung mendapat peringatan dari petugas SAR. Peringatan itu bertujuan agar keduanya tidak mengulangi perbuatan tersebut karena berisiko tinggi.

"Pas sudah menepi tadi langsung diberitahu petugas dan setelah itu keduanya langsung meninggalkan pantai (Ngandong)," ucapnya.

(sip/sip)