3 Anggota DPRD dan 8 Pegawai Setwan Cilacap Positif Corona

Arbi Anugrah - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 15:51 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000
Cilacap -

Tiga orang anggota DPRD dan delapan orang pegawai Sekretariat Dewan (Setwan) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Mereka adalah hasil tracing anggota DPRD Cilacap Helmy Bustomi yang meninggal dengan status positif COVID-19 pada Sabtu (17/10) lalu.

"Yang dirawat anggota dewan ada tiga orang. Kemudian Setwan delapan orang yang positif, tujuh orang OTG dan satu dirawat. Kebanyakan (dari 11 orang yang positif) di-swab tanggal 19 Oktober," kata Sekretaris DPRD Cilacap Sumaryo saat dihubungi wartawan, Rabu (28/10/2020).

Menurut dia, 11 orang tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 setelah menjalani tes swab massal yang dilakukan dalam beberapa tahap. Ada sekitar 63 orang di lingkungan Setwan dan lebih dari 30 anggota DPRD Cilacap yang menjalani tes swab tersebut.

"Setelah salah satu anggota dewan meninggal (akibat COVID-19), Setwan swab massal, terus anggota dewan juga swab," ujarnya.

Dia menjelaskan jika tiga anggota dewan yang terkonfirmasi positif COVID-19 tergabung dalam sebuah pansus dengan anggota dewan yang telah meninggal dunia.

"Kelihatannya begitu (ada kontak dengan almarhum), karena satu pansus. Kegiatan kantor, ya kunja, karena pansus kan membahas di kantor, ya kunja. Tapi saya tidak tahu persis terpapar di kantor atau di mana," jelasnya.

Berdasarkan temuan tersebut, saat ini seluruh anggota DPRD Cilacap akan menjalani work from home (WfH) selama sepekan, terhitung mulai 2-6 November 2020. Sementara staf Setwan bergantian menjalani WfH.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Cilacap Helmy Bustomi meninggal dengan status positif COVID-19. Helmy meninggal pada Sabtu (17/10).

"Pada hari Sabtu 17 Oktober 2020 pada jam 07.55 WIB telah meninggal dunia Helmy Bustomi, anggota DPRD Cilacap dari Fraksi Golkar," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramesti Griana Dewi dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Pramesti menjelaskan Helmy diketahui mempunyai penyakit penyerta. Yakni riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.

"Konfirmasi positif COVID-19, dan ada penyakit komorbid, yaitu diabetes dan hipertensi," terangnya.

Tonton juga video 'PBB Sebut Corona Pembuat Krisis Terbesar Saat Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/ams)