Putri Driver Ojol yang Kanker hingga Kurus Kering Akhirnya Dievakuasi ke RS

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 16:34 WIB
Neiha gadis penderita kanker kelenjar getah bening di Batang, Jumat (16/10/2020).
Neiha akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan, Jumat (16/10/2020). Foto: Robby Bernardi/detikcom
Batang -

Seorang gadis bernama Neiha Salwa Sihab (11) hanya bisa tergolek di rumahnya melawan kanker kelenjar getah bening hingga tubuhnya kurus kering. Neiha akhirnya dibawa dari rumahnya ke rumah sakit hari ini.

"Kondisinya memprihatinkan, kita bawa ke rumah sakit, untuk memulihkan kondisi ketahanan tubuh dan berat badannya," ujar Bupati Batang Wihaji kepada detikcom di rumah Neiha, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Jumat (16/10/2020).

Wihaji menjelaskan, setelah kemoterapi beberapa kali, Neiha disarankan untuk mendapatkan tindakan penyinaran. Namun untuk tindakan itu, Neiha harus memiliki berat badan yang ideal.

Sedangkan berat badan Neiha saat ini hanya 15 kg dari berat badan ideal anak seumurannya yakni sekitar 35 kg.

"Untuk itu kita siapkan untuk adik ini agar berat badan tubuhnya kembali normal agar tindakan medis selanjutnya bisa dilakukan tim dokter Semarang," ujar Wihaji.

Wihaji berpesan pada orang tua Neiha yakni Sukasno (42) dan Tulas Agustina (32) untuk terus memberi semangat pada Neiha. Dia juga meminta Sukasno untuk mendampingi anaknya di rumah sakit.

Wihaji berjanji akan memberikan uang untuk menghidupi keluarga Sukasno. Wihaji juga memastikan perawatan Neiha di rumah sakit kali ini gratis.

Dalam kesempatan yang sama, Sukasno menyampaikan rasa senangnya atas perhatian dari pihak pemerintah dan warga lainnya.

"Saya senang banget. Kami tidak sendirian, banyak teman-teman yang membantu. Pemerintah juga. Kemarin komunitas ojol Jakarta juga menyampaikan akan penggalangan dana untuk anak saya. Makasih ya," kata Sukasno.

Selain itu, kata Sukasno, ada beberapa komunitas yang juga telah datang ke rumahnya untuk menengok Neiha.

"Tadi pak polisi juga datang. Anaknya merasa terhibur banyak yang menengoknya. Kemarin dari Bali sempat telepon. Matur nuwun Gusti," tutur Kasno.

Neiha merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Dia menderita kanker getah bening sejak duduk di bangku kelas tiga SD. Saat itu benjolan baru sebiji jagung lalu dua tahun kemudian bertambah besar hingga sebesar telur ayam.

"Dirujuk ke Semarang kemudian dikemoterapi. Gratis karena BPJS," katanya.

Setelah beberapa kali kemoterapi, nafsu makan Neiha berkurang. Hingga akhirnya tubuhnya kurus kering. Kasno berharap setelah putrinya dirawat di rumah sakit, Neiha akan segera pulih.

"Semoga cepat kembali normal berat badannya dan bisa disinar di Semarang. Saya senang banget, terima kasih atas bantuannya semuanya," tuturnya.

Lihat juga video 'Corona Diprediksi Bisa Tingkatkan Kasus Kanker':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/rih)