Heboh Warga Jepara Cium Bau Busuk Misterius, Ternyata Bunga Bangkai

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 13:29 WIB
Bunga bangkai di pekarangan rumah warga RT 8/RW 2 Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan, Jepara, Rabu (14/10/2020).
Bunga bangkai di pekarangan rumah warga Jepara (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom )Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Jepara -

Warga Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, dihebohkan dengan penemuan bunga bangkai di pekarangan rumah warga. Penemuan ini diawali dengan bau busuk yang menyengat.

Bunga bangkai itu tumbuh di pekarangan belakang rumah milik Abdul Mujid warga RT 8/RW 2 Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan, Jepara. Bunga itu tumbuh dengan ketinggian 60 sentimeter dengan diameter 50 sentimeter.

Pantauan detikcom di lokasi, bunga bangkai itu menjadi tontonan warga. Tak hanya orang dewasa, banyak anak-anak yang penasaran untuk melihat bunga bangkai tersebut.

Mujid mengatakan dirinya mencium bau busuk pada Senin (12/10) malam. Pagi harinya saat dicek ternyata dia menemukan ada bunga bangkai tumbuh di halaman belakang rumahnya.

"Awal mulanya malam Selasa (Senin malam) itu baunya seperti telur busuk. Setelah dicari paginya menemukan bunga sebesar ini. Yang jarang ada di daerah sini," kata Mujid kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Rabu (14/10).

Mujid bercerita bunga bangkai itu baru pertama kali ditemukan di sekitar Desa Kalipucang Wetan. Saat ditemukan pada Selasa (13/10) bunga itu sedang mekar dan hari ini bunga bangkai itu sudah mulai layu.

"Saat ditemukan jenis bunga ada tiga cuman yang berbunga cuman satu. Hari ini sudah sedikit layu. Hari Selasa kemarin terlihat mekar," kata Mujid.

Mujid mengaku penasaran dengan bunga yang tumbuh di pekarangan rumahnya itu. Dia lalu mengunggah foto bunga itu di media sosial untuk mengetahui nama bunga berbau busuk itu.

"Info di medsos baru menemukan baru tahu. Namanya bunga suweg, sejenis bunga bangkai," ujar dia.

Keberadaan bunga itu pun menjadi tontonan warga setempat. Menurutnya warga setempat berbondong-bondong melihat bunga bangkai yang tumbuh di pekarangannya.

"Setelah tahu banyak warga jadi bahan tontonan. Pada penasaran besarnya seperti itu. Baru kali ini juga," terang Mujid.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Jepara, Diyar Susanto mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait penemuan bunga bangkai di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara. Pihaknya juga belum mengecek keberadaan bunga suweg tersebut.

"Belum konfirmasi yang ada di lapangan, kepada penyuluh pertanian," kata Diyar saat dihubungi lewat sambungan detikcom, siang ini.

Diyar menuturkan, bunga bangkai merupakan kelompok tanaman yang langka di wilayah Jepara. Dia juga menyebut pertumbuhan bunga bangkai itu dipengaruhi iklim dan cuaca.

"Tanaman bunga itu memang langka. Karena spesifikasi kelompok tanaman itu yang memang ada tumbuh di wilayah di sana. Itu dimungkinkan tempatnya seperti apa kan tidak ada spesifikasi yang ada di sana. Jadi sewaktu-waktu mereka muncul karena mungkin iklim dan cuaca," jelas Diyar.

(ams/sip)