Round-Up

Padamnya Kobaran Api Abadi Mrapen yang Mengejutkan

Febrian Chandra - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2020 08:36 WIB
Penampakan api abadi Mrapen padam, Jumat (2/10/2020). Pertama kalinya dalam sejarah api abadi Mrapen padam total, sebelumnya pada 1996 api sempat meredup namun tak sampai padam.
Penampakan Api Abadi Mrapen yang padam total, di Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (2/10/2020). (Foto: Febrian Chandra/detikcom)

Kini berbagai upaya tengah dilakukan untuk kembali memulihkan nyala Api Abadi di Mrapen.

"Ada beberapa opsi untuk memulihkan sumber api abadi. Tapi memerlukan kajian teknis yang matang," terangnya.

Opsi pertama yakni mencari sumber gas baru di dekat lokasi Api Abadi Mrapen. Jika ketemu nantinya gas tersebut akan dialirkan ke lokasi Api Abadi Mrapen.

"Nanti akan kami sambungkan ke lokasi api abadi seperti di tahun 1990-an yang lalu yang sempat berkurang aliran gasnya," jelas Sinung.

Opsi kedua yakni menutup total lokasi semburan air hasil dari pengeboran sumur di dekat Api Abadi Mrapen.

Sinung mengungkapkan, dengan ditutupnya sumber air di dekat lokasi api abadi itu diharapkan kobaran api abadi kembali normal.

"Untuk opsi yang kedua, kita lihat dulu apakah semburan air di dekat lokasi ada hubungannya apa tidak. Ini yang harus dipastikan," jelasnya.

Sementara itu, pejabat sementara (Pjs) Bupati Grobogan, Haerudin, mengatakan akan ada upaya percepatan agar Api Abadi Mrapen kembali menyala.

"Tadi saya sudah ke sana meninjau lokasi. Yang paling logis yakni mencari sumber gas baru yang kemudian nanti disalurkan ke titik lokasi Api Abadi Mrapen. Tapi itu teknis banget, perlu kajian dan perhitungan yang matang," kata Haerudin.

Haerudin mengatakan, saat melakukan tinjuan ke lokasi, dia sempat melihat lokasi sumber gas Api Abadi Mrapen.

"Ternyata lokasi sumber gasnya itu ada di belakang lokasi titik api abadi. Gas tersebut disalurkan mengenakan pipa. Ini yang kemungkinan akan dilakukan, yakni mencari sumber titik gas baru," terangnya.

Halaman

(rih/rih)