Cawalkot Petahana Semarang Mulai Kampanye dengan Blusukan Virtual

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 21:56 WIB
Calon Wali Kota petahana Semarang, Hendrar Prihadi, mulai berkampanye menyapa warga secara virtual, Kamis (1/10/2020).
Calon Wali Kota petahana Semarang, Hendrar Prihadi, mulai berkampanye menyapa warga secara virtual, Kamis (1/10/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Calon Wali Kota petahana Semarang Hendrar Prihadi mulai kampanye Pilkada 2020 dengan menyapa warga memakai perangkat digital atau virtual. Pria yang akrab disapa Hendi itu berdialog melalui video interaktif yang ditampilkan lewat layar berukuran 2x1 meter.

Pada penggunaan perdana perangkat interaktif itu, Hendi menyapa beberapa warga di lahan samping Kantor Kelurahan Plombokan. Di sana Hendi berpesan agar warga tetap ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya. Selain itu Hendi juga mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan virus Corona atau COVID-19.

"Pilihan harus tepat agar Plombokan semakin hebat," kata Hendi menyapa, Kamis (1/10/2020).

Sementara itu warga juga menyampaikan kepada Hendi agar infrastruktur di Plombokan dibangun lebih baik lagi jika nantinya Hendi kembali terpilih sebagai Wali Kota Semarang.

Warga Plombokan sekaligus Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Plombokan, Mochamad Suntoro, merasa kampanye dengan cara virtual tersebut cukup efektif di tengah pandemi seperti saat ini. Ia berharap ke depannya boks berisi layar interaktif itu bisa menjangkau hingga tingkat RT.

"Dengan cara ini sudah tersampaikan. Kalau bisa sampai ke tingkat RW atau RT," kata Suntoro di samping kantor Kelurahan Plombokan.

Usai menyapa warga di lokasi pertama, boks tersebut dibawa mobil menuju depan kantor Kelurahan Kuningan. Di sana interaksi serupa terjadi antara Hendi dan warga.

Untuk diketahui, Pilwalkot Semarang hanya diikuti oleh satu pasang kandidat yaitu Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita). Pasangan yang didukung semua partai politik pemilik kursi di DPRD Kota Semarang itu akan melawan kotak kosong di Pilkada 9 Desember 2020.

(alg/rih)