Melawan di Pilkada, Bupati Semarang dan Anaknya Dipecat Megawati

Akbar Hari Mukti - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 16:02 WIB
Pengurus PDIP Semarang mengumumkan pemecatan Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya dari PDIP, Pemecatan ini terkait dengan dukungan Mundjirin dan anaknya, Biena Munawa Hatta ke Bintang Narsasi di Pilbup Semarang, Kamis (1/10/2020)
Pengurus PDIP Semarang mengumumkan pemecatan Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya dari PDIP, Kamis (1/10/2020) (Foto: Akbar Hari Murti/detikcom)
Kabupaten Semarang -

Bupati Semarang Mundjirin dan anaknya, Biena Munawa Hatta, resmi dipecat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mundjirin dipecat karena mendukung sang istri, Bintang Narsasi, maju Pilkada Semarang 2020. Begitupula dengan Biena yang turut mendukung sang ibu.

"Secara resmi PDIP memecat Mundjirin dan Biena Munawa Hatta dari keanggotaannya di partai," kata Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Kabupaten Semarang The Hok Hiong saat ditemui di kantornya, Bawen, Semarang, Kamis (1/10/2020).

Surat pemecatan Mundjirin dan Biena Munawa Hatta dari PDIP itu diteken Megawati pada Senin (28/9) lalu. Surat itu lalu diterima DPC PDIP Kabupaten Semarang, pada Kamis (1/10).

The Hok menyebut Mundjirin dan Biena yang mendukung Bintang Narsasi maju Pilbup Semarang merupakan pelanggaran berat. Sebab di Pilbup Semarang, PDIP telah memutuskan mengusung wabup petahana Ngesti Nugraha dan M Basari (Ngebas).

"Maka hari ini kami mengumumkan keputusan itu, sanksinya berupa pemecatan bagi keduanya dari keanggotaan partai," jelasnya.

The Hok menyebut keduanya kini dilarang berkegiatan dan menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDIP. Seperti diketahui, Biena Munawa Hatta saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang dari PDIP.

"Kami juga mempertanggungjawabkan surat keputusan ini dalam kongres partai," papar The Hok.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menambahkan setelah adanya surat keputusan itu DPC PDIP segera memberi perintah ke fraksi PDIP di DPRD Kabupaten Semarang.

"Tentunya kami meminta untuk memecat Biena Munawa Hatta dari fraksi PDIP di DPRD," kata Bondan.

Tonton video 'Pilkada Saat Corona Menanjak, Epidemiolog Ingatkan Nilai Pancasila':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)