Sleman dan Gunungkidul Jadi Zona Merah Corona di DIY

Sukma Indah Permana - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 14:48 WIB
Peta Zona Risiko COVID-19 DIY pada 16-30 September 2020.
Peta Zona Risiko COVID-19 DIY pada 16-30 September 2020. (Foto: Tangkapan layar IG @humasjogja)
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memaparkan peta zona risiko penyebaran virus Corona atau COVID-19. Berdasarkan data tersebut, dua kabupaten yakni Sleman dan Gunungkidul kini menjadi zona merah atau zona risiko tinggi penyebaran virus Corona.

Dari data yang disampaikan Pemda DIY di akun Instagram resminya @humasjogja, Kamis (1/10/2020), peta ini didasarkan pada perhitungan Gugus Tugas COVID-19 per kabupaten/kota. Rinciannya sebagai berikut:⁣
Risiko Tinggi: Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul (Zona Merah) ⁣
Risiko Sedang: Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo (Zona Oranye)⁣

"Pemetaan zonasi risiko dilakukan dengan mengkategorisasi 4 zona risiko yang didapat atas hasil penjumlahan dari skoring dan pembobotan setiap indikator (indikator epidemiologi, surveilans kesehatan, dan pelayanan kesehatan)⁣," demikian tertulis pada posting-an tersebut, seperti yang dilihat detikcom, siang ini.

Selain menunjukkan pemetaan di DIY, Pemda DIY juga mengunggah peta penyebaran di masing-masing kota dan kabupaten.

Pertama pemetaan di Kabupaten Sleman, kecamatan yang menjadi zona merah di antaranya Kecamatan (Kapanewon) Sleman, Ngaglik, Kalasan, Depok, Mlati, dan Gamping. Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul, zona merah ada di antaranya Kecamatan Ngawen, Wonosari, Paliyan, Panggang, dan Saptosari.

Sedangkan di Kota Yogyakarta tampak seluruh wilayahnya kini merupakan zona oranye atau zona dengan risiko sedang. Lalu Kabupaten Bantul juga wilayahnya terbagi antara zona oranye (zona risiko sedang) dan kuning (zona risiko rendah).

Terakhir, peta Kabupaten Kulon Progo menunjukkan adanya satu kecamatan menjadi zona hijau atau zona tidak terdampak yakni di Kecamatan Girimulyo. Selain itu, terdapat dua kecamatan zona oranye yakni Kecamatan Wates dan Kokap. Sedangkan sisanya merupakan zona kuning alias zona risiko rendah.

(sip/rih)