Moeldoko dan Ganjar Usul Kampanye Pilkada 2020 Lewat Media Massa

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 13:45 WIB
Kepala Kantor Staff Presiden (KSP) Moeldoko bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu bahas virus Corona di Pemprov Jateng, Kamis (1/10/2020).
KSP Moeldoko dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Foto: (Dok Humas Pemprov Jateng)
Semarang -

Pilkada 2020 digelar di masa pandemi virus Corona (COVID-19). Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko pun mengusulkan para peserta Pilkada 2020 untuk berkampanye lewat media massa demi mencegah kerumunan massa.

"Banyak metode yang bisa dijalankan. Bagaimana media massa dioptimalkan sebaik-baiknya, jadi ada saling menghidupkan, atau cara lain-lain, hindari berkerumun," kata Moeldoko di kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (1/10/2020).

Hal itu diungkapkan Moeldoko saat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di kantornya. Moeldoko mengatakan kampanye dengan kerumunan massa selama pandemi COVID-19 dilarang, sehingga media massa bisa menjadi salah satu solusinya.

Hal senada juga disampaikan Ganjar Pranowo. Ganjar menyebut media massa bisa menjadi opsi lain selain berkampanye lewat media sosial masing-masing paslon.

"Saya usulkan, duit KPU dikerjasamakan dengan seluruh media apakah media elektronik atau media cetak kemudian bisa kampanye, monggo diatur jadwalnya," kata Ganjar.

Ganjar menyebut kampanye lewat media massa ini paling tepat. Mengingat di masa pandemi COVID-19 ini, tiap paslon dilarang berkampanye dengan mengumpulkan massa.

"Media ini jadi tempat kampanye yang jauh lebih efektif karena dalam kondisi pandemi ini, tempat kampanye paling bagus ya media, menurut hari ini ya," ujarnya.

Ganjar menyebut kampanye lewat media massa itu pun bisa dikoordinir oleh KPU atau Dinas Kominfo tiap daerah.

"KPU bisa beli slot ke sana (media massa), kalau tidak Kominfo bisa bantu. Sudah kerja sama saja, berbagi rezeki, halal, bagus," terang Ganjar.

Untuk diketahui, Pilkada 2020 bakal digelar di 270 daerah. Untuk wilayah Jawa Tengah bakal diikuti oleh 21 daerah.

Ke-21 Pilkada di Jateng itu yakni Kabupaten Pekalongan, Klaten, Pemalang, Blora, Rembang, Purworejo, Wonogiri, Kendal, Demak, dan Semarang. Kemudian Kota Solo, Magelang, Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, dan Sukoharjo.

Sementara itu, untuk enam daerah yang bakal melawan kotak kosong yakni Wonosobo, Grobogan, Sragen, Kebumen, Boyolali, dan Kota Semarang.

Tonton video 'Pilkada Saat Corona Menanjak, Epidemiolog Ingatkan Nilai Pancasila':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/mbr)