Round-Up

Gelar Dangdutan, Waket DPRD Kota Tegal Ditegur Partai-Terancam Pidana

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 08:18 WIB
Konser musik dangdut di Tegal digelar di tengah pandemi COVID-19. Konser itu diketahui diadakan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal untuk perayaan pernikahan.
Konser dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo. Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Semarang -

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo terancam pidana dan dapat teguran keras dari partainya. Hal itu terkait konser dangdut yang dia gelar di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19.

Wasmad merupakan kader Partai Golkar dan juga menjabat sebagai DPD Partai Golkar Kota Tegal. Teguran langsung diberikan karena abai dengan protokol kesehatan.

"Teguran keras untuk wakil ketua DPRD Kota Tegal itu, karena dinilai sama sekali mengabaikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan wabah COVID-19," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Tengah, Panggah Susanto lewat pesan singkat saat dimintai konfirmasi oleh detikcom, Sabtu (26/9/2020).

Panggah menyayangkan Wasmad menggelar konser dangdut yang mengakibatkan kerumunan massa. Bahkan banyak dari penonton yang tidak bermasker.

"Kegiatan yang dilakukan itu telah menimbulkan kerumunan massa. Tentu, kegiatan yang melibatkan orang banyak, apalagi banyak yang tidak memakai masker bertentangan dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi dan memutus rantai penularan wabah COVID-19," jelasnya.

Ia juga menegaskan teguran itu harus menjadi perhatian kader lainnya agar tidak terulang dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

Terkait sanksi pidana, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono sebelumnya menjelaskan jika penyelenggara diduga telah melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 2016 ayat 1 KUHP tidak menuruti perintah atau permintaan UU dipidana penjara paling lama 4 bulan 2 minggu.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung langkah hukum terselenggaranya hajatan berupa konser dangdut pada Rabu (23/9) itu. Ia juga merasa partai perlu mengambil tindakan kepada kader yang melanggar protokol kesehatan.

"Ini bisa jadi contoh yang paling bagus untuk nantinya bisa menertibkan anggotanya. Apalagi, ini sudah mulai masa kampanye," kata Ganjar.

Tonton juga 'Sowan ke Ganjar, Walkot Tegal Minta Maaf Soal Dangdutan Waket DPRD':

[Gambas:Video 20detik]

(alg/sip)