Gus Mus Bicara Soal Permintaan Penundaan Pilkada Serentak

Arif Syaefudin - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 23:18 WIB
gus mus, kh mustofa bisri
KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Rembang -

KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus bicara soal permintaan penundaan pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang. Gus Mus pun seakan mempertanyakan kesiapan petugas di lapangan menghadapi Pilkada 9 Desember 2020 itu.

Hal itu dituliskan Gus Mus lewat cuitan di akun Twitter pribadi miliknya @gusmusgusmu, Jumat (25/9). Akun @gusmusgusmu ini sudah terverifikasi dan ada tanda centang biru.

Dalam cuitannya itu, Gus Mus me-retweet postingan Twitter @GUSDURians yang membagikan berita soal konser dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo. Judul berita itu 'Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya'.

"Rakyat, minimal yang diwakili NU dan Muhammadiyah, telah meminta Pemerintah menunda Pilkada serentak. Tapi tampaknya Pemerintah masih yakin dengan kemampuannya menjaga dan menanggulangi pandemi. Kita khawatir yang yakin hanya yang di Atas sana. Di bawah seperti dalam berita ini?," tulis Gus Mus seperti dikutip detikcom, Sabtu (26/9/2020).

Dilihat detikcom pukul 22.55 WIB, unggahan tersebut telah dibagikan ulang hingga sebanyak 2,2 ribu kali, dikomentari 294 netizen, dan disukai sebanyak 3.315.

"Dilema Gus... tunda pilkada langgar UU ga ditunda klaster baru... Semoga Allah melindungi bangsa Indonesia," tulis akun bernama @D_MAHEND menanggapi cuitan Gus Mus itu.

"Pilihan yang terbaik dan terbijak untuk kita para Jelata ya #dirumahaja gak perlu ke TPS. Biar mereka para peserta yg memilih diri mereka sendiri. Negara ini milik rakyat, kalian pemerintah Cuma rakyat yang diberi mandate. Note : kalau bodoh mbok ya kira-kira," komen akun bernama @MHAlfatah14.

Tangkapan layar akun Twitter KH Ahmad Mustofa Bisri @gusmusgusmu, Jumat (25/9/2020).Tangkapan layar akun Twitter KH Ahmad Mustofa Bisri @gusmusgusmu, Jumat (25/9/2020).

Ada juga netizen yang memention akun Presiden Jokowi terkait cuitan Gus Mus ini. Salah satunya akun @eggggsie.

"Pak @jokowi, apa gak ada rencana mau dengerin nasihat bijaksana yg jelas tanpa kepentingan politik dari Gus Mus? Kelewatan banget pak presiden klo nasihat Gus Mus juga gak mau didengerin," balas @eggggsie.

Ada juga yang membandingkan pelaksanaan Pilkada 2020 itu dengan ibadah. Jika kegiatan ibadah diminta dilakukan di rumah, tidak dengan Pilkada 9 Desember 2020.

"Sedangkan sholat, ibadah haji, dan ibadah lain yg mengundang kermaian di tiadakan/disuruh dirumah saja tapi pilkada malah tdk di tunda," cuit akun @yantoresboma.

(ams/ams)