Staf Dispendukcapil Kabupaten Semarang Meninggal Kena Corona

Akbar Hari Mukti - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 12:41 WIB
Kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Ungaran Barat, Jumat (25/9/2020). 

Salah seorang staf di kantor ini meninggal dunia akibat Corona. Terkait hal itu, pelayanan tatap muka di kantor ini disetop selama 14 hari.
Suasana kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Ungaran Barat, Jumat (25/9/2020). Foto: (Akbar Hari Mukti/detikcom)
Kabupaten Semarang -

Seorang staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Untuk itu pelayanan tatap muka langsung di kantor tersebut dihentikan sementara.

"Ada satu staf Dispendukcapil meninggal dunia Kamis (24/9) kemarin. Dari hasil tes yang dilakukan staf tersebut meninggal karena COVID-19," kata juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, kepada wartawan di Kantor Bupati Semarang, Ungaran Barat, Jumat (25/9/2020).

Alex menjelaskan staf yang meninggal karena Corona merupakan operator KTP di Kantor Kecamatan Ungaran Timur. Staf yang berasal dari Pringapus Kabupaten Semarang itu diketahui menderita sakit beberapa hari terakhir dan dirawat di Rumah Sakit Paru dr Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga.

"Karena kondisi memburuk maka dirujuk ke RSUP dr Kariadi Kota Semarang. Malam tadi dinyatakan meninggal," jelasnya.

Ia menjelaskan sebelum sakit, staf tersebut sempat berkoordinasi dengan jajaran Dispendukcapil Kabupaten Semarang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang saat ini sedang melaksanakan tracing terhadap pihak keluarga, kantor Kecamatan Ungaran Timur, Kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang, serta operator KTP semua kecamatan di Kabupaten Semarang. Sebab diketahui ada pertemuan 19 operator KTP di Kabupaten Semarang beberapa hari yang lalu.

"Untuk kantor Kecamatan Ungaran Timur ditutup selama 14 hari ke depan. Sedangkan kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang menghentikan sementara layanan tatap muka," ujarnya.

Meski layanan tatap muka disetop, masyarakat tetap mendapatkan pelayanan secara daring. Pantauan di Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Ungaran Barat, Jumat siang ini, tampak suasana kantor tersebut sepi. Hanya ada beberapa staf Dispendukcapil lalu lalang di sekitar kantor.

Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Agus Saryanto, menjelaskan pelayanan tatap muka di kantornya ditutup selama 14 hari ke depan.

"Kami tak ingin ada penyebaran COVID-19 di kantor ini," jelas Agus.

(sip/ams)