127 Santrinya Positif Corona, Ponpes di Banyumas Di-lockdown

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 21:26 WIB
Mural bertema waspada penyebaran virus Corona hiasi jalan di Solo. Lukisan itu dibuat agar para pengguna jalan mematuhi protokol kesehatan guna cegah COVID-19
Ilustrasi. (Foto: Agung Mardika/detikcom)
Banyumas -

Pondok pesantren (ponpes) di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas menjadi klaster virus Corona setelah 127 santrinya positif COVID-19. Saat ini ponpes tersebut di-lockdown.

"Untuk kehati-hatian, kita lockdown selama 14 hari supaya tidak ada orang keluar masuk, meski yang positif sudah kita evakuasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto saat dihubungi wartawan, Kamis (24/9/2020).

Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan screening kesehatan dan evakuasi santri yang positif COVID-19 hingga petang tadi.

"Dari 127 santri yang positif, 82 di antaranya merupakan warga luar daerah, yang ber-KTP Banyumas hanya 45 santri," jelasnya.

Sementara itu, penutupan ponpes juga dilakukan di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang sejak beberapa waktu lalu. Di ponpes tersebut terdapat 11 santri yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Dari 11 santri, yang ber-KTP Banyumas ada tiga orang. Sudah kita rujuk ke rumah sakit. Sudah kita lockdown, diawasi gugus tugas kecamatan, desa dan ponpes," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, muncul klaster Corona di pondok pesantren, Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara. Sebanyak 127 santri di ponpes tersebut terkonfirmasi positif COVID-19.

"Dari total jumlah santri yang berjumlah 588, santri yang di-swab 292, yang sudah keluar hasilnya 203, 127 di antaranya positif COVID-19, sedangkan 76 santri hasilnya negatif," kata Bupati Banyumas Achmad Husein dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (24/9).

Selanjutnya
Halaman
1 2