Populer di Yogya Pekan Ini

Malioboro 'Diteror' Corona!

Pradito Rida Pertana - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 08:05 WIB
Suasana sepinya Malioboro jelang lebaran, Kamis (21/5/2020).
Foto: Malioboro, Kamis (21/5/2020). (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Seorang pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, meninggal dunia. Pedagang itu sebelumnya telah dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19. Dari kejadian tersebut, saat ini total ada 19 kasus positif Corona yang berasal dari Malioboro.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan pedagang perempuan itu berusia 68 tahun, warga Danurejan. Biasa berjualan tas dan dompet di zona 3 (Halte Transjogja 2-Suryatmajan) pedestrian barat kawasan Malioboro.

"Jumat (4/9) malam ada satu PKL yang biasa jualan tas dan dompet di zona 3 Malioboro meninggal, yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19," kata Heroe dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/9/2020).

Heroe menjelaskan jika PKL itu masih sempat berjualan sebelum akhirnya dinyatakan positif Corona.

"Sejak 20-26 Agustus, masih jualan aktif di Malioboro dari pagi sampai malam. Tanggal 27 Agustus sudah tidak jualan, karena badan terasa demam saat sore hari, lemas dan batuk dan tinggal di rumah saja," urainya.

Dia melanjutkan, pada 1 September, PKL tersebut dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit sehari setelahnya. Di sana, dia menjalani rapid test yang hasilnya reaktif sehingga dilanjutkan dengan tes swab.

"Tanggal 4 September hasil swab keluar konfirmasi positif, meninggal sore harinya, dan dimakamkan malam hari itu juga di Kulon Progo," terangnya.

Pemkot kemudian melakukan tracing kepada pihak keluarga dan kontak erat lainnya. Pada Jumat (11/9), Heroe menyampaikan kasus positif Corona dari Malioboro bertambah dua orang.

"Dari Malioboro tambah dua (orang). Satu dari keluarga (PKL) dan satu dari pedagang kontak erat di sebelahnya (PKL meninggal dengan status positif COVID-19)," kata Heroe melalui keterangan tertulis.

Selanjutnya pada tanggal 14 September kembali terjadi penambahan enam orang yang positif Corona. Sehingga jumlah total dari hasil tracing PKL Malioboro yang meninggal berstatus Corona, saat ini ada 9 orang.

"Untuk kasus (positif Corona di) Malioboro ada penambahan enam (orang)," kata Heroe, Senin (14/9).

"Dari hasil kontak erat dengan pedagang tas dan dompet di awal kasus. Saat ini tracing masih dilakukan dengan meluaskan wilayah tracing, semua dilakukan untuk pengambilan keputusan lebih lanjut," imbuhnya.

Besoknya, Pemkot kembali menemukan satu kasus anyar positif COVID-19 di zona 3 Malioboro. Satu kasus itu merupakan pedagang di zona tersebut.

"Satunya lagi dari pedagang di Malioboro, yang saat ini sedang di-tracing dari mana terpaparnya serta kontak eratnya. Apakah ada kontak erat dengan pedagang tas dan dompet, atau kontak dengan lainnya," kata Heroe, Selasa (15/9).

Sehingga total ada temuan 11 kasus terkonfirmasi positif Corona yang berasal dari Malioboro. Jumlah tersebut terdiri dari seorang PKL yang meninggal, hasil tracing PKL yang meninggal sebanyak sembilan orang dan satu kasus baru.

Tonton juga 'Petugas Kampanye Makser di Kawasan Malioboro DIY':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2