Jenazah 5 ABK di Freezer KM Starindo Dimakamkan di Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 13:08 WIB
Pemakaman Jenazah ABK KM Stratindo di Pekalongan
Pemakaman Jenazah ABK KM Starindo di Pekalongan. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Kota Pekalongan -

Jenasah 5 anak buah kapal (ABK) Starindo Jaya Maju VI yang ditemukan di ruang pendingin (freezer) kapal, tiba di kampung halaman, Sabtu (19/9) sekitar pukul 03.00 WIB. 4 jenazah dikirim ke Kampung Baru di Pekalongan Utara, sedangkan 1 jenazah dikirim ke Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Semuanya kini telah dimakamkan.

Empat ABK yang tiba di Kampung Baru yakni Muhamad Sonhaji (22), Putra Enggal Pradana (19), Mohammad Zulkasrnain (24) dan Miftakhul Huda (21). Sedangkan jenazah Khaoirul Mutaqqin (24) dibawa ke kampung halaman di Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Komandan Kapal IX-1015 Dit Polairud Polda Jateng, Bripka Wahyu Tri Pamungkas, menjelaskan kelima jenazah ABK tiba di kampung halamannya masing-masing. "5 jenazah sudah sampai ke rumah duka masing-masing. Satu di Wonokerto dan 4 di Kampung Baru, Panjang Wetan, Pekalongan Utara," jelasnya kepada detikcom, Sabtu (19/9/2020).

"Tadi pagi untuk jenazah ABK di Pekalongan Utara sudah dimakamkan. Dua jenazah ABK di makamkan pada pukul 06.00 WIB dan dua lagi dimakamkan pada pukul 08.00 WIB," tambahnya.

Pemakaman Jenazah ABK KM Stratindo di PekalonganRumah duka salah satu ABK yang meninggal di KM Starindo. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

Sementara itu, Sriatun (46) kakak korban yakni Miftakhul Huda (21) saat ditemui detikcom di rumah duka menjelaskan adiknya berangkat kepala sekitar dua bulan lalu, setelah pandemi Corona lama di rumah.

"Berangkat dua bulan lalu setelah lama di rumah karena pandemi Corona. Saya dapat kabar (kematian korban) dari tetangga yang menonton televisi," kata Sriatun.

Saat terima kabar dari para tetangganya, dirinya tidak percaya awalnya. Namun setelah mendapatkan telpon dari teman kerjanya dirinya baru tahu. "Kondisi ibu masih shock. Korban ini anak ketujuh," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penemuan jasad 5 ABK KM Starindo Jaya Maju VI sempat menggegerkan warga. Pasalnya, kelima jenazah tersebut disimpan di dalam freezer kapal.

Penemuan mayat kelima ABK ini terungkap pada Kamis 18 September 2020. Saat itu, polisi tengah berpatroli di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

"Karena kita Polres Kepulauan Seribu ini berbasis perairan, sehingga kami patroli dan mendatangi kapal nelayan yang jumlah ABK-nya lebih dari kapasitas," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond. saat dihubungi detikcom, Jumat (18/9).

(mbr/mbr)