Mbak Ida Pamer Celana Dalam Demi TikTok, Pakar UGM: Dampak Tren Viral

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 16:43 WIB
Mbak Ida pamer celana dalam saat motoran, Rabu (16/9/2020).
Foto: Mbak Ida pamer celana dalam saat motoran, Rabu (16/9/2020). (Tangkapan layar IG polsekmagelangselatan)
Yogyakarta -

Video pemotor berambut panjang yang disebut Mbak Ida pamer celana dalam (celdam) dan viral di media sosial ternyata konten TikTok. Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad menyebut hal ini merupakan dampak dari tren viral.

"Ini kan dampak ya, kalau kita pikir positif tidak bisa menyalahkan tren yang muncul seperti itu, karena dunia sosmed, dunia yang kompetitif sekaligus anarkis juga," kata Nyarwi Ahmad saat dihubungi detikcom, Kamis (17/9/2020).

"Anarkis artinya viralitas itu menjadi tren, apapun yang bernuansa viral seperti standar sesuatu untuk populer. Jadi problemnya viralitas menjadi tren, jumlah followers viewers bisa dimonetisasi untuk influencer dan mereka berlomba-lomba jadi populer untuk itu," lanjutnya.

Ahmad menilai fenomena itu muncul karena dampak dari media sosial itu sendiri. Di mana konten dinilai dari banyaknya jumlah followers maupun viewers.

"Ini juga dampak dari sosmed, karena seringkali dilihat dari jumlah followers atau viewer. Nah seringkali orang tidak lihat impact itu pada kualitas, artinya seperti apa YouTuber itu misalnya diapresiasi karena kualitas kontennya," ujarnya.

"Saat ini hanya dilihat dari, misal dari aritmatika sosmed hanya menilai dari followers viewers dan bukan dari isi (konten). Jadi akhirnya orang berlomba-lomba untuk jadi pusat perhatian untuk dapat follower atau viewer, akibatnya berlomba viralitas tanpa melihat kualitas konten," lanjutnya.

Terlebih tidak ada etika yang menjadi pembatas di media sosial. Menurutnya penting bagi tiap platform media sosial untuk menyediakan pengawas atau semacam gate keeper yang menyaring materi konten.

Selanjutnya
Halaman
1 2